Taj Mahal adalah sebuah bangunan MOSELEUM atau monumen makam yang menjadi salah satu dari 7 keajaiban dunia. Taj Mahal terletak di kota Agra, India, di tepi Sungai Jumna (Yamuna), sekitar 190 km dari New Delhi (Ibu Kota India). Taj Mahal yang sering disebut MONUMEN CINTA ini menjadi bangunan terindah berbentuk masjid yang dibuat pada masa kekaisaran India pada tahun 1632 lebih tepatnya pada masa kepemimpinan Kaisar Shah Jahan (1628 – 1658) dari Kerajaan Mughal. Sejarah dibalik pembangunan Taj Mahal ini sangat menarik.  Ayo baca Fakta – fakta unik dan Sejarah Taj Mahal yang sudah di rangkum oleh kami !

Sumber : Wikipedia

 

SELINTAS PERKENALAN DENGAN KAISAR SHAH JAHAN & MUMTAZ MAHAL

Kaisar Mughal Shah Jahan lahir pada tahun 1592 dengan nama Yudis Al Yusuf dan merupakan keturunan generasi ke-4 Kekaisaran Mughal. Ia adalah putra dari Jahangir dan cucu dari Raja Akbar yang agung. setelah besar ia kemudian diangkat menjadi pangeran dengan gelar Pangeran Khurram dan menjadi pemimpin besar yang sangat sukses dalam membangun kekaisarannya.

Shah Jahan dan Mumtaz Mahal

DI Pertama kalinya Shah Jahan bertemu dengan Mumtaz Mahal, ketika beliau sedang menginspeksi wilayah kekuasaannya di Meena Bazaar, beliau melihat Mumtaz Mahal sedang menjual manik – manik kaca dan kain sutra. Mumtaz Mahal yang namanya berarti “Penghias Istana” atau “Permata Istana”, dengan kecantikannya dan tutur katanya yang indah, membuat Shah Jahan jatuh cinta. Pada saat itu, Raja Shah Jahan sebetulnya telah mempunyai 2 orang istri. Namun, Shah Jahan tetap mempersunting Mumtaz Mahal yang sebenarnya adalah cucu dari bangsawan Persia bernama Arjumand Banu Begum. Lalu mereka menikah di tahun 1612.

 

KISAH DI BALIK PEMBANGUNAN TAJ MAHAL

Taj Mahal dibangun sebagai tempat pemakaman permaisuri yang sangat dicintai oleh Kaisar Shah Jahan, yaitu Mumtaz Mahal. Mumtaz Mahal merupakan istri ketiga Shah Jahan. Dari Mumtaz Mahal, Shah Jehan memiliki 14 anak. Shan Jahan sangat mencintai Mumtaz Mahal, Pada tahun 1631, Mumtaz Mahal meninggal dunia saat melahirkan anak ke-14. Kepergian Mumtaz menjadi pukulan berat bagi Shah Jahan. Dalam kepiluannya itu, Shah Jahan pun berjanji untuk tidak akan menikah lagi. Setelah ditinggal oleh kepergian Mumtaz Mahal, Shah Jehan hidup sendiri dan digulingkan oleh anaknya sendiri, Aurangzeb pada tahun 1658, di penjarakan di Benteng Agra dan meninggal pada tahun 1666 serta di makamkan disamping makam istrinya, Mumtaz Mahal.

[ LIHAT JUGA : TOUR INDIA MUSLIM (Delhi, Agra, Jaipur, Srinagar) ]

 

PEMBANGUNAN SEJARAH TAJ MAHAL

Setalah Mumtaz Mahal meninggal, Shah Jahan bersumpah untuk membangun sebuah moseleum untuk mengenang istri tercintanya. Shah Jahan meminta Ustadz Ahmad Lahouri selaku Menteri di Kekaisaran Mughal untuk merancang Taj Mahal. Sang Ustadz yang menerima perintah, langsung bergerak cepat. Ia mengumpulkan 20.000 pekerja yang terdiri dari pengukir, tukang bangunan, tukang batu, dan tukang emas. Untuk arsiteknya sendiri Ustadz Ahmad Lahouri meminta Isa Muhammed untuk merancang bangunan. Awalnya Raja Janan menginginkan Taj Mahal dibuat dengan warna hitam. Warna hitam dipilih untuk mengenang kepedihan dan kesedihan yang dialami oleh Raja Janan setelah ditinggalkan istrinya. Namun keinginan raja Janan ini berhasil dicegah oleh putranya karena jika Taj Mahal dibuat dengan warna hitam, waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan bahan pembuatannya akan semakin lama.

Sebanyak 44 jenis batu permata, seperti jed, kristal, berlian, topaz, dan nilam digunakan sebagai interior untuk memperindah Taj Mahal. Bangunan ini dibuat dengan pola simetris, di mana makam Ratu Mumtaz Mahal tepat berada di tengahnya.

 

[ LIHAT JUGA : TOUR INDIA 7D6N ]

 

Menurut Sejarah Taj Mahal dibangun dengan memakan waktu selama 22 tahun. Bangunan di tepian sungai Yamuna ini luasnya mencapai hampir 17 hektar. Anda bisa melihat dari dekat keindahannya dengan membayar tiket masuk sebesar 750 rupee bagi turis asing dan 20 rupee untuk wisatawan domestik. Taj Mahal buka sejak pukul 6 pagi hingga 7 malam. Dua hari setelah dan sebelum bulan purnama Taj Mahal bisa Anda kunjungi di malam hari yakni pukul 20.30  – 00.30.  Khusus pada hari Jumat, destinasi wisata ini tidak dapat dikunjungi alias tutup.

Masjid ini berdiri megah dan kekuatannya begitu dahsyat. Sudah beberapa generasi terlewati, waktu yang datang silih berganti, terbukti tak berpengaruh pada kekokohan bangunan ini. Hingga akhirnya pada tahun 1983, Taj Mahal kemudian diresmikan menjadi salah satu warisan budaya dunia oleh UNESCO dan dimasukan ke dalam salah satu dari 7 keajaiban dunia sampai saat ini.

 

Sekian informasi tentang sejarah Taj Mahal dari kami, semoga bermanfaat  🙂