41

SAMOA

 

Cukup izin masuk saat kedatangan jika kunjungan tidak lebih dari 60 hari.

42

SERBIA

 

bebas visa 90 hari bagi si pemegang visa yang sah.

43

SEYCHELLES

 

Izin masuk saat kedatangan tanpa visa sampai 1 bulan.

44

SINGAPURA

 

Untuk kunjungan nggak lebih dari 30 hari bebas visa.

45

SOMALIA

 

Visa kedatangan hingga 30 hari atau mengajukan izin resmi paling lambat 2 hari sebelum kedatangan.

46

SRI LANKA

 

Bebas visa selama 30 hari khusus pemegang otoritas travel elektronik.

47

TAJIKISTAN

 

Visa kedatangan hingga 45 hari.

48

TANZANIA

 

Visa kedatangan

49

THAILAND

 

Bebas visa sampai 30 hari

50

TIMOR LESTE

 

Bebas visa sampai 30 hari

51

TOGO

Bebas visa sampai 7 hari

52

TURKI

Khusus e-visa sampai 30 hari.

53

TUVALU

Visa kedatangan hingga 1 bulan.

54

UGANDA

Visa kedatangan

55

VIETNAM

Bebas visa hingga 30 hari.

56

ZIMBABWE

Visa kedatangan sampai 3 bulan.

31

MYANMAR

 

Bebas visa sampai 14 hari atau 28 hari bagi pemegang e-visa dan harus masuk melalui bandara Yangon, Nay Pyi Taw dan Mandalay.

32

MAROKO

 

Bebas visa hingga 3 bulan.

33

NEPAL

 

Visa kedatangan sampai 90 hari.

34

NIKARAGUA

 

Visa kedatangan hingga 90 hari.

35

OMAN

 

Visa kedatangan

36

PALAU

visa  kedatangan sampai 30 hari

37

PAPUA NUGINI

 

Visa kedatangan sampai 60 hari

38

PERU

 

Bebas visa sampai 183 hari

39

FILIPINA

 

Bebas visa sampai 30 hari

40

SAINT VINCENT AND THE GRENADINES

 

Bebas visa sampai 1 bulan

Tempat yang satu ini sebenarnya sudah banyak yang tahu di luaran sana, entah apakah di Indonesia sudah banyak yang tahu  nama Ait-ben-Haddou?,  Ait-ben-Haddou itu salah satu kasbah, yaitu benteng yang juga dipakai sebagai kota permukiman warga, atau perpaduan benteng dan tempat tinggal masyarakat untuk mendapatkan perlindungan. Berarti mirip-mirip benteng Khaibar ya?, milik Yahudi untuk ngumpet , heheehe.

Ait-ben-Haddou ini terdiri dari 6 kasbah, jadi kebayang ngak bagaimana luasnya tempat itu. Jika diperhatikan sekilas tempat ini mirip dengan kerajaan-kerajaan yang pernah disaksikan di film-film kolosal yang bernuansa klasik. Dan ternyata memang benar, tempat ini adalah lokasi shooting favorit dari perusahaan film Hollywood, pernah kan dengar film Gladiator?, Kingdom of Heaven?, Soddom and Gomorah (1963), Marco Polo (1982), Sahara?, Alexander The Great, hingga Black Hawk Down dan juga King Of Persia (2010).

Pic diambil dari mbah Google (http://jinnanyang.com/data/out/108/586338917-gladiator-movie-wallpaper.jpg)]

Dan terpenting, tempat yang pernah dihuni oleh suku Berber yaitu suku Afrika bagian utara sudah masuk sebagai salah satu situs warisan dunia UNESCO. Dalam catatan sejarah dikatakan bahwa suku Berber juga dipengaruhi oleh Bangsa Arab dalam penyebaran agama Islam, walaupun sudah menjadi Museum atau warisan situs dunia UNESCO, beberapa kasbah masih ditempati, namun jumlah sangat sedikit, biasanya yang dekat dengan keramaian seperti dekat pasar tradisional dan pusat kota.

Gambar di atas adalah penampakan Kasbah Ait Ben Haddou, tentu tidak cukup hanya melihat gambarnya saja, harus bisa ke sana melihat keunikanya secara langsung, Jadi pembaca bisa amanahkan ke Info Muslim Tours untuk  kepengurusannya, kami akan lakukan yang terbaik, kepuasan anda penting bagi kami.  Dan ada paket ke Maroko yang kami tawarkan. Silahkan hubungi kami, bisa telpon langsung 021-80885137 atau email ke expediatravelindo@gmail.com

Kasbah Ait Ben Haddou dibangun sekitar abad ke 17.  Inilah kasbah yang paling terkenal yang terletak di kaki pegunungan atau atlas di kota Ouarzazate. Kota ini letaknya dijalur antara kota Marakesh dan gurun pasir sahara Maroko. Dan menariknya, turis bisa merasakan hidup bersama penduduk di dalam Kasbah ini, jadi bisa menginap di tempat yang penuh sejarah ini, wow… sensasinya pasti seru banget.. bukan cuma selfie di tempat yang unik, tapi juga bisa belajar banyak tentang sejarah peradaban masa lalu.
Gimana? Mau ke sana?,

Sebagaimana banyaknya orang jahat, orang-orang baik tetap ada bahkan orang-orang baik ini banyak juga yang jadi wali, misalnya kalau di Indonesia atau di tanah jawa dinamakan Wali Songo atau wali Sembilan. Dan di negara-negara lain juga ada termasuk di Marakesh, Maroko.  negeri yang terletak di sebelah barat-utara benua Afrika. Karena terletak di sebelah barat, maka orang-orang Arab menyebutnya dengan Al-Magribi.

Kata  Al-Maghribi tidak asing bagi umat Islam di Jawa, karena sudah melekat pada nama seorang wali di Jawa, yaitu Syaikh Maulana Maghribi. Yaitu seorang ulama yang berasal dari negeri Maghribi (Maroko). Saking terkenalnya nama ulama ini di Jawa, maka makam atau petilasannya ada di tujuh tempat. Luar Biasa! Kok bisa begitu ya?, sakti mungkin.

Berikut Wali Tujuh yang berada di Marakesh- Maroko :

  1. Qadhi Iyadh (w. 544 H/1149 M, pengarang kitab Asy-Syifa’)
  2. Imam Suhayli  (w. 581 H/ 1185 M, pengarang kitab Ar-Raudh Al-Unf)
  3. Sidi Yusuf Bin Ali As-Shonhaji (w. 593 H / 1196 M, penghuni gua)
  4. Sidi Abu l-Abbas As-Sabti (w. 601 H / 1204 M, Si Murah Hati)
  5. Syaikh Sulaiman Al-Jazuli (w. 870 H/1565 M pengarang kitab Dala’il al-Khairat ),
  6. Sidi Abdulaziz Al-Tebaa (w. 1499, pendiri Tarekat Imam Jazuli)
  7. Sidi Abdullah Al-Ghazwani  (w. 935 H, Murid Sidi Al-Tabba’, penerus Tarekat Syadzaliyyah Jazuliyyah)

Kota Marrakesh di Maroko termasuk kota besar yang sudah maju. Dulunya bekas ibu kota kerajaan karena itu banyak peninggalan bangunan kuno, seperti  tembok  benteng  serta gerbangnya yang megah, istana raja dan pangeran, da kuburan-kuburan para wali, ulama, orang-orang ternama zaman dahulu.

Sekarang kota Marrakesh dikenal sebagai kota pariwisata. Di tengah kota ada alun-alun yang dinamai  Jama’ Al-Fana, di situlah turis mancanegara maupun turis domestik tumpah ruah, termasuk para peziarah Wali Tujuh, seusai berziarah akan berkunjung ke Jama’ Al-Fana untuk sekadar santai, belanja souvenir, atau makan minum khas makanan Maroko.

Mari telusuri dari kejutuh wali itu,

1. Qadhi Iyadh

Nama lengkapnya Iyyad bin Musa bin Iyadh bin ‘Amr Bin Musa Bin Iyadh bin Muhammad bin Abdillah bin Musa bin Iyadh As-Sibti Al-Yahshubi (1083-1149). Nasab Al-Yahshubi merujuk ke Yahsub bin Malik salah satu kabilah Humair, kabilah di Yaman Al-Kohtoniyah. Nenek moyangnya hijrah ke kota Basthoh, salah satu daerah di Gornatoh (Granada, Spanyol). Kemudian hijrah ke kota Fes, Maroko. Lalu buyutnya, Amr hijrah ke kota Sebta tahun 373 H / 893 M. Keluarganya selanjutnya terkenal di sana sebagai keluarga ahli takwa (ulama). Nah, di sinilah Al-Qadhi Iyyad lahir 15 Sya’ban 476 H / 28 Desember 1083 M. Dia tumbuh dan belajar kepada ulama Sebta. Kemudian mondok/nyantri ke Andalusia tahun 503. Menjadi Qadhi pada umur 35 tahun, sebelumnya pada umur 28 sudah bermunadzarah (mengisi acara-acara ilmiyah).

Al Qadhi Iyadh memiliki banyak ilmu, serta menuangkannya ke dalam kitab, melalui karya-karya-nyalah maka ia terkenal di seluruh pelosok negeri. Kalau bukan karena dia, Maroko tidak bakalan dikenal atau disebut-sebut (Laula Al-Iyyadl lama ‘urifa/dzukira Al-Maghrib). Al Qadhi Syamsuddin berkata dalam kitab Wafayat Al A’yan, “Al Qadhi Iyadh adalah seorang ulama hadits pada zamannya, dan seorang yang alim di antara orang-orang di sekitarnya, dia juga menguasai ilmu nahwu, bahasa, dan dialek bangsa Arab, serta mengetahui ilmu hari dan nasab.”

Al Qadhi Syamsuddin melanjutkan perkataannya, “Di antara karya Al Qadhi Iyadh adalah kitab Al Ikmal fi Syarh Shahih Muslim sebagai pelengkap kitab Al Mu’lim karya Al Mazari, dia juga mengarang kitab Masyariq Al Anwar fi Tafsir Gharib Al Hadits, dan juga kitab At-Tanbihat. Di dalam kitab-kitab yang dikarangnya, Al Qadhi Iyadh memiliki keunikan tersendiri, dan semua karangannya adalah karangan yang sangat menakjubkan, ia pun memiliki syair yang indah.”

Karangan-karangannya sangat berharga, tetapi di antara karangannya yang dianggap paling bagus adalah kitab Asy-Syifa’, kitab tentang riwayat Nabi Muhamnmad SAW. Dia adalah seorang murid dari Abu Abdillah bin Isa, Abu Abdillah bin Hamdin dan Abu al-Hassan ibn Siraj, dan adalah seorang  guru dari Ibnu Rusyd (Averroes), ulama yang ahli kedokteran. Al Qadhi Ibnu Khallikan berkata, “Guru-guru Qadhi Iyadh hampir berjumlah seratus orang.”

Kitab-kitab Al-Qadli Iyadh yang bermazhab Maliki cukup berpengaruh di Indonesia. Hadhratusy Syaikh Hasyim Asy’ari pendiri NU banyak menukil pendapatnya dalam bukunya “al-Tibyan fi Nahyi ‘an Muqatha’ah al-Arham wa al-Aqrab wa al-Akhwan”. Ini mengindikasikan bahwa sekalipun Hadhratus Sayikh Hasyim Asy’ari bermadzhab Syafii, tapi ia tidak segan untuk menjadikan Qadhi Iyadh sebagai rujukan dan teladan.

Qadhi Iyadh bin Musa  memimpin pemberontakan terhadap kedatangan wangsa Almohades ke Ceuta (Sebta), tapi kalah dan dibuang ke Tadha dan kemudian Marrakesh . Dia meninggal pada 1149. Karena dia menolak untuk mengakui Ibnu Tumart sebagai Mahdi yang ditunggu , Qadi Iyadh dieksekusi dengan lemparan tombak dan tubuhnya kemudian dipotong-potong. Dikebumikan di Bab (Gerbang)  Ilan di belakang pagar  tembok kota Marrakesh.

Untuk mengenang jasanya, Kerajaan Maroko mendirikan Cadi Ayyad Universitas , juga dikenal sebagai University of Marrakech.

 

2. Imam Suhayli

Imam Abu al-Qasim Abd al-Rahman b Abd Allah al-Suhayli (1114 – 1185), lahir di Al-Andalus , Fuengirola (sebelumnya disebut Suhayl) dan meninggal di Marrakesh .  Al-Suhayli menulis buku tentang tata bahasa dan hukum Islam. Dia terutama dikenal sebagai ulama dengan komentarnya pada  sira   Ibn Hisham .

Al-Suhayli datang ke Marrakesh sekitar 1182 atas panggilan Sultan Abu Yusuf Ya’qub al-Mansur dari wangsa Almohad.  Suhaily adalah nama suatu lembah di Malaga, Andalusia.  dia satu-satunya dari Wali Tujuh yang nasabnya ke Andalusia. Dia mengarang Ar-Raudh Al-Unf, sebuah kitab tentang Sirah Nabawiyah. Buku ini sangat bagus, detil dan bahasanya indah.

Imam Suhayli (w. 581 H/ 1185 M). dikebumikan di Bab-Asy-Syariah, Marrakesh, kini bernama Bab Ar-Rabb. Makamnya dapat ditemukan di luar tembok kota. Di mana Anda akan melihat tanda ini dan namanya di dinding. Ketika Anda memasuki sebuah kuburan berdinding dan berjalan menuju sisi lain Anda akan melihat masjid dan Imam dimakamkan di sana. Dia meninggal di sini dan dikubur di luar Bab er Robb (dengan pintu masuk hanya diperbolehkan untuk umat Islam), dulunya bernama Bab el Charia. Makamnya dikunjungi setiap tahun oleh banyak peziarah. Pemakaman Bab El Charia, dibangun di tempat di mana  pasukan Abd El Moumen dari wangsa Almohad mengalahkan wangsa Murabitun pada tahun 1147.

Di pekuburan ini juga dikebumikan seorang Syaikh tarekat Tijani bernama Sidi Ahmad Kanlafi     yang sangat dihormati para ikhwan Tijani. Para jamaah Tijaniyah dari Indonesia yang tiba di kota Marrakesh, biasanya tidak melewatkan ziarah di makam Sidi Ahmad Kanlafi, selain tentunya bertemu dengan Sidi Muhammad Al-Kabir, khalifah Tijaniyah tertinggi di Maroko, di zawiyahnya. Sebab mereka yang percaya tawasul, berdoa di makam Sidi Ahmad Kanlafi, seringkali  doanya kepada Allah akan terkabul.

 

3. Sidi Yusuf Bin Ali As-Shonhaji

Tokoh ini belum diketahui kapan lahirnya. Dia kesohor dengan sebutan Shohibul Ghori (Penghuni Gua), sebab ia banyak hidup di gua. Dia belajar tarekat dari Syaikh Abi ‘Usfur Ya’libi ibnu Wain. Adapun tarekatnya terkenal dengan sebutan Saniyyah Janaidiyyah.
Banyak sejarawan yang tidak mengenal masa belajarnya dalam mencari ilmu, tetapi dia dikenal karena kesabaran dan penerimaan keputusan ilahi. Dia menderita penyakit kusta dan akan kehilangan bagian dari tubuhnya. Hal itu membuat orang lari dari padanya karena takut tertular penyakit. Dia mengasingkan diri dari orang-orang dan memanggil Allah (Ta’ala) melalui kesabarannya, dan dia mendapatkan berkah yang besar. Dia adalah contoh dari seorang menerima keputusan Ilahi dan memahami rahasia menerima takdir dengan kesabaran.

Pengasingannya adalah sebuah bangunan kecil di mana ada ruang bawah tanah. Di situlah  dia menghabiskan hari-harinya dan di mana dia dimakamkan.  Meskipun memiliki penyakit ini, dia akan mengadakan kenduri ketika dia akan kehilangan bagian tubuh. Yusuf bin Aly wafat pada bulan rajab tahun 593 H/1196 M. Dia dimakamkan di sebelah makam Syaikh Abi Usfur yang wafat pada tahun 583 H/1817 M dan Syaikh Abi ‘Amran al- Aswady  (w. 590 H/ 1193 M).

 

4. Sidi Abul Abbas As-Sabti

Lahir di Sebta (524 H/1192 M) wali terbesar kota Marrakesh.  Ayahnya wafat ketika masih kecil. Uminya mengirimnya ke penjahit supaya belajar agar bisa mendapat uang dengan ketrampilan tersebut. Namun dia kabur ke pondoknya Syaikh Abi Abdillah Muhammad Al-Fakhar. Kemudian dia dijemput oleh ibunya di pesantren tersebut. Sang Syaikh usul ke ibunya Abu Al-Abbas bahwa ia akan tetap mendidik anaknya sekaligus memberi uang ke Ibunya sebagai ganti ia mencari nafkah dari menjahit.

Pada tahun 539 H / 1144 M tahun ketika wangsa Al-Muwahidun merebut kekuasaan wangsa Al-Murobithun yang menyebabkan kematian Sultan Yusuf bin Tasyfin, Abu Al-Abbas pergi ke Marrakesh guna mencari guru dengan niatan menuntut ilmu, umurnya baru 16 tahun. Sayangnya Marrakesh waktu itu tengah dikepung oleh musuh (Muharam-Syawal 541 H /1146 M), oleh karenanya ia naik gunung Jiliz (Gueliz) dengan pembantunya untuk bersembunyi dan bertapa di sana selama 40 tahun. Pada zaman Sultan  Al-Ya’qub ia turun gunung, mengakhiri pertapaannya, kemudian dibangunkan rumah dan pesantren untuk mengayomi umat.

Sultan Yaqub al-Mansur dari bangsa Almohad adalah murid al-Abbas.  Setiap kali Yaqub al-Mansur mengunjungi al-Abbas,  dia bertindak “sebagai seorang hamba”.
Ketika al-Abbas meninggal pada 1204 (3 Jumadal Akhir  601 H), dia dimakamkan di pemakaman Sidi Marouk, dekat Bab Taghzout.  Pada tahun 1605, para pengikut Sultan Abu Faris mendirikan mausoleum untuk al-Abbas, berharap bahwa kekuatan suci akan membantunya pulih dari penyakit epilepsi.  Pada tahun 1998, SultanHassan II  membuatkan zawiya untuk menghormatinya.
Buku riwayat Al-Abbas, Akhbar Abil-Abbas as-Sabti, ditulis oleh Abu Ya’qub Yusuf bin Yahya at-Tadili , yang sebagian disusun oleh al-Abbas sendiri dan berisi banyak riwayatnya.

 

5. Syaikh Sulaiman  Al-Jazuli 

Syaikh Sulaiman Al-Jazuli, musannif Dala’il al-Khairat , sangat terkenal di Indonesia. Karena kitabnya sering dibaca kaum Muslimin di berbagai kesempatan. Dia dimakamkan tengah kota Marrakesh. Namun tidak berada di dekat jalan besar, tetapi masuk ke gang-gang sempit yang hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki atau naik sepeda. Mungkin dulunya wilayah ini termasuk wilayah strategis dan dekat jalan besar, namun seiring pertumbuhan penduduk dan pembangunan pemukiman kota yang padat menjadikan daerah itu menyempit.

Untuk menuju makam harus berjalan kaki melewati lorong-lorong bangunan tua yang sudah jadi perkampungan dan sebagaiannya menjadi toko souvenir dan kenang-kenangan untuk turis. Setelah berjalan sekitar 10 menit, sampailah kemakam Syaikh Sulaiman yang terdapat dalam bangunan besar yang dulunya konon itu pesantrennya dan masjid besar. Sekarang tak ada lagi pesantrennya, dan hanya tinggal masjid yang hanya digunakan untuk salat jumat warga sekitar.

Sebagian dan keramatnya adalah setelah 77 tahun dan dia, makamnya dipindahkan ke Marrakesh, dan ternyata ketika jenazah beliau dikeluarkan dan kubur, keadaan jenazah itu masih utuh seperti ketika dia dimakamkan. Rambut dan jenggotnya masih nampak bersih dan jelas seperti pada hari dia dimakamkan. Makam  banyak diziarahi kaum muslimin dari berbagai penjuru dunia.

Sebagian besar dan peziarah itu membaca Dala’il al-Khairat  di sana, sehingga dijumpai di makam itu bau minyak misik yang amat harum karena begitu banyak di bacakan shalawat salam kepada Nabi Muhamad SAW, para sahabat dan keluarga beliau. Kisah wangi semerbak itu adalah sebagian dari sejarah tentang dirinya, bahwa para shalihin dari berbagai penjuru dunia serta dari masa ke masa, senantiasa membaca dan mengamalkan Dala’il al-Khairat .

Syaikh Sulaiman Al-Jazuli wafat sewaktu melaksanakan shalat shubuh pada sujud yang pertama (atau pada sujud yang kedua menurut riwayat lain), pada tanggal 16 Rabi’ul Awwal 870 H. Dia dimakamkan setelah waktu shalat zhuhur pada hari itu juga di tengah masjid yang dibangunkan untuknya.

 

6. Sidi Abdulaziz Al-Tabba’

Lengkapnya Abu Faris Abdul Aziz bin Abdul Haq At-Tabba’ Al-Harrar Al-Marakusyi al-Hassani (w. 1499). Dia murid Syaikh Sulaiman Al-Jazuli. Wali ini kesohor sebagai wali gaul yang menganjurkan untuk bergumul dengan masyarakat. Dia mensinergikan antara ritual religi, budaya, kegiatan ekonomi dan kehidupan sosial. Kalau di tanahj Jawa, dia seperti Sunan Kalijaga. Banyak orang percaya bahwa keberkahannya bisa mengobati kemalasan dan membangkitkan kecerdasan.
Salah satu prinsipnya adalah “al-wujud yanfa ilu bi’l-jud” yang berarti “keberadaan bergerak melalui kemurahan hati atau keberadaan dalam gerak melalui kemurahan hati”. Rahasianya adalah pemberian amal, dan  dia selalu memberikan apapun yang dia punya kepada siapa pun yang meminta. Dia pernah memberikan kemeja dari punggungnya kepada seseorang yang bertanya dan menunggu dalam dingin. Kemudian tiba-tiba penguasa mengirim sepuluh set pakaian untuknya.
Al-Tabaa ‘ adalah pendiri pertama  sufi  zawiyya  Al-Jazuli  yang berada di  Marrakesh. Prinsip-prinsip Sidi al-Tabaa’ berasal dari ajaran Abu Madyan, sebagaimana dituangkan dalam bukunya “Bidayat al-Murid” (“Prinsip-prinsip dasar dari jalan Sufi”), sebuah kompilasi yang ditulis oleh Abu Mohammed al-Salih Majiri (d.631/1216).
Al-Tabba’ sering bepergian ke  kota Fez , di mana ia memberikan ceramah tentang tasawuf dan memimpin bacaan Dala’il al-Khairat di madrasah al-Attarin. Di Fez, dia juga mendorong Sidi Ali Salih al-Andalusi (w. 903/1488), seorang pengungsi dari Granada dan penulis “Syarah Rahbat al-Aman”, mendirikan Zawiya Jazuliyah kedua yang berada di Fez .
Sidi al-Tabba’ wafat pada bulan Rabiul Tsani tahun 914 H/1582 M. Makamnya terletak di utara kawasan Madinah kota Marrakesh banyak dikunjungi peziarah sepanjang tahun. Petilasannya sekarang dikenal dengan nama Haumah Sidi Abdul Aziz, yang terletak di antara kampung Al-Mawasin dan Amashfuh. Dia digantikan oleh Sidi Abdullah al-Ghazwani .

 

7. Sidi Abdullah Al-Ghazwani

Nama lengkapnya Abdullah bin ‘Ajjal Al-Ghazwani. Murid Abdul Aziz At-Tabba’. Dia mengarang kitab bernama, An-Nuqtah Al-Azaliyah fi Sirri Ad-Dzat Al-Ilahiyah (Titik Azali kupas tuntas Rahasia Dzat Ilahi. Al-Allamah Abdullah Al-Hibthi berkata, “Saya bersaksi bahwa dia (Abdullah Al-Ghazwani) termasuk al-Arif billah (wali Allah), dia lebih banyak menjawab dengan prilaku (teladan) dari pada dengan perkataan (ceramah).”

Wali yang juga murid Sidi al- Tabba’ ini penganut Tarekat Syadzaliyyah Jazuliyyah yang berdiri atas dasar cinta pada Rasul dengan bershalawat atasnya dan atas dasar membiasakan dzikir kepada Allah. Adapun pertemuan sanadnya pada Syaikh Jazuli melalui perantara gurunya, Sidi at -Tabba’. Semasa hidupnya ia telah mengarang kitab, selain An Nuqtah, yaitu Masmi’ Syi’ir al Ghazwani (2400 bait),  Ba’wah dan Aurad al Ghazwani.  Dia wafat pada 935 H.

21

YORDANIA

 

Visa pada saat kedatangan sampai 3 bulan pertama.

22

KENYA

 

Visa pada saat kedatangan sampai 3 bulan.

23

KYRGYZSTAN

 

Visa pada saat kedatangan sampai 1 bulan.

24

LAOS

 

Bebas visa sampai 30 hari

25

MADAGASKAR

 

Bebas visa selama 30 hari

26

MALAYSIA

 

Bebas visa sampai 30 hari

27

MALDIVES

 

Visa kedatangan sampai 30 hari

28

MALI

 

Visa kedatangan

29

MAURITANIA

 

Visa kedatangan

30

MICRONESIA

 

Bebas visa sampai 30 hari

Cara Mudah Membuat Visa Turis Australia

Persyaratan Dokumen Visa Australia

  • Formulir Pengajuan Visa Turis yang telah diisi,
  • Daftar dokumen yang diperlukan dan dipersiapkan
  • Paspor Asli yang masih berlaku minimal 6 bulan kedepan.
  • Paspor lama yang sudah tidak berlaku (jika ada paspor lama).
  • Foto Copy KTP.
  • Foto Copy Kartu Keluarga.
  • Foto Copy Akte Kelahiran.
  • Foto Copy Surat Nikah (jika sudah menikah).
  • Foto Copy NPWP.
  • Copy ID Card/Driving License pembuat Invitation Letter.
  • Copy Birth Certificate pembuat Invitation Letter.
  • Copy Passport pembuat Invitation Letter.
  • Surat Izin Asli  dari Suami/Istri, jika bepergian sendiri tanpa Suami/Istri
    Surat Sponsor Asli Dari Perusahaan Tempat Bekerja. Isi surat ini adalah menerangkan bahwa kita benar-benar bekerja di tempat tersebut. Dan memastikan kita akan kembali bekerja dan tidak untuk menetap di Australia dengan visa turis ini.Untuk istri atau suami yang ikut dan bekerja, sebaiknya juga menyertakan Surat Sponsor Asli Perusahaan, jika istri atau suami tidak bekerja, bisa dicantumkan nama istri/suami/anak yang berada di bawah tanggungannya untuk dicantumkan dalam surat sponsor perusahaan.
  • Pasfoto 3×4 dan 4×6, latar belakang putih, masing-masing 1 lembar, tampak zoom wajah.
  • Foto copy Rekening Koran Tabungan, selama 3 bulan terakhir. Tidak ada jumlah pasti mengenai rekening koran ini, entah harus berapa puluh juta untuk bisa diapprove. Yang pasti pihak kedutaan hanya akan memastikan bahwa kita mempunyai cukup dana selama di Oz. Paling aman biaya hidup disana per hari 100-200 AUD. Tinggal kalikan masa waktu liburan di Australia berapa lama.
  • Asli Invitation Letter dari teman/saudara yang berada di Australia (Jika Ada). Pastikan mengirimkan scan invitation letter terlebih dahulu sebelum mengirimkan via pos, dan kirimkan dengan registered pos. Kebanyakan jika dikirim via regular mail ternyata tidak sampai tujuan. Hasil scan invitation letter tadi bisa dipakai terlebih dahulu jika yang asli masih dalam pengiriman. Akan lebih meyakinkan jika Invitation Letter dibuat oleh seorang Native Australian (Asli warga negara Australia) atau paling tidak Permanent Resident.
  • Asli Surat Kuasa di atas materai, jika mewakilkan pengurusan visa ke orang lain.

Pembaca masih ingat nama-mana ini : Ibnu Batuta, Ibnu Khaldun, dan Ibn Sina?. Iya, mereka adalah para ilmuwan-ilmuwan ternama keluaran dari kampus-kampus di Maroko zaman old. Selain sebagai tempat pendidikan, rata-rata kampus di Maroko adalah kampus warisan zaman dulu yang sangat bersejarah. Maka tentu kita akan penasaran kampus-kampus mana saja yang termasuk kampus-kampus hebat itu?. Salah satunya yaitu Universitas Quarauiyine.

Universitas Quarauiyine inilah Universitas yang paling tua di Maroko, dibangun Oleh Fatimah Al-Fahriyah, seorang imigran namun dermawan yang berasal dari Al-Qairouan, yaitu salah satu kota di tunisia. Universitas ini awalnya adalah mesjid dan ada majelis taklimnya, disini yang sering mengajar  adalah para ulama dan fuqaha yang ahli dalam bidangnya masing-masing. Misalnya ilmu Fiqh, Tasawuf, kalam, Aqidah, dan Ilmu Al-Qur’an serta Ilmu Hadist.

Metode pembelajaran yang dilakukan masih menggunakan metode hafalan dan pemahaman melalui ceramah para ulama. Dan para hadirin yang mengikuti pengajian di masjid tersebut berasal dari berbagai lapisan masyarakat yang memilki keinginan untuk belajar ilmu agama di Qurauiyin. Berkembangnya masa demi masa Masjid Quarauiyine yang dulunya hanyalah bangunan ibadah yang sederhana sekarang telah tumbuh menjadi lembaga pendidikan yang besar dan tertua di dunia setelah Universitas Al-Azhar Kairo.

Quarauiyine dulu hanya membuka pendidikan di bidang agama saja, sekarang sudah ada bidang studi yang lain seperti musik, kimia, pengobatan, astronomi, pembelajaran debat politik, serta ilmu alam. Dilengkapi dengan perpustakaan paling komplit dengan literatur yang disusun oleh para ulama terkemuka. Seperti Ibnu Khaldun (penulis buku Muqaddimah) dan dari Eropa merupakan almamater universitas ini.

Salah satu alumnus terkenal universitas ini yang berasal dari Barat adalah Paus Silvester II, Pemimpin Vatikan yang diketahui sebagai pencipta angka Arab-Latin sekaligus pakar budaya dan sejumlah ilmu seperti matematika dan astronomi. Pada abad pertengahan setelah perluasan bangunan selesai, para akademisi di Fez mendapatkan tempat lebih baik untuk belajar dan menjalankan aktivitas riset ilmiah. Universitas ini lalu menjadi magnet bagi para pelajar di seluruh penjuru dunia untuk menempuh pendidikan di Al Qarawiyyin.

Al Qarawiyyin berperan penting dalam mediasi kebudayaan dan pengetahuan antara umat Islam dan masyarakat Eropa. Di abad ke-14, 8.000 mahasiswa dari Barat dan Mesir belajar di Universitas ini. Dan Universitas Al Qarawiyyin juga memainkan peran penting bagi penyebaran mazhab Maliki, yatiu salah satu dari empat mazhab besar pemikiran Islam aliran Sunni. Mazhab ini dipelopori oleh Imam Malik Ibn Anas dan berkembang di kawasan Afrika Utara. Hingga kini Mazhab tersebut tetap menjadi ideologi bagi Masyarakat Maroko baik dalam beribadah maupun bermuamalah. Dan Universitas tersebut telah menjadi tonggak bagi negara Maroko dalam bidang pendidikan dan Agama.

Info selanjutnay bisa dicek di wikipedia

Koleksi dari Tim Infomuslimtours

 

Wadi Rum di Yordania adalah kawasan wisata yang unik juga, hamparan yang luas namun menarik dari bentuk-bentuk bebatuan alam, seperti ada saja yang memahatnya, padahal ini adalah hasil alamisasi, artinya terbentuk karena proses-proses tertentu. Jadi bukan hanya laut mati dan kota Petra yang pernah hilang adalah kunjungan wisata, Wadi Rum perlu juga menjadi tempat yang wajib dikunjungi.

Luasnya sekitar 720 kilometer persegi. Wadi artinya lembah. jaraknya  lokasi ini sekiar 60 kilometer dari Teluk Aqaba yang indah. Jalan menuju ke Wadi Rum dapat ditempuh melalui jalan bebas hambatan mulus yang membelah padang gurun yang indah dan unik.

Disini ada jip khusus sebagai alat transportasi bagi para turis menjelajahi tempat ini, kalau dirasa Jeep agak gimana-gitu, mungkin anda bisa memilih menggunakan unta, kendaraan transportasi tradisional yang ramah lingkungan, hehehee. cuman yah…jalannya tidak secepat jeep. Tapi asik juga loh naik unta, seolah-olah berada pada zaman dimana perjuangan para nabi-nabi berdakwah yang begitu berat. Jeep itu dirancang sedemikian rupa, pada keempat ujungnya diberi tiang-tiang besi tua yang berfungsi sebagai penyangga atap. Atap itu terbuat dari kain terpal seadanya, ada yang sobek atau dekil.

Hamparan gunung-gunung yang coklat kemerahan mengingatkan kita pada gambar wallpaper windows yang tajam dan indah warnanya, nah ketika berkunjung kesini maka inilah kesempatan mengambil gambar dari berbagai angle, apalagi sinar matahari yang membuat kilatan batu-batu itu makin seru saja mengambil gambar. Apalagi untuk berselfie ria disini juga tempat yang paling seru.

Tak seru kalau tidak menuju bukit batu yang tinggi, dari ketinggian ini bisa juga melepas lelah sembari merenung bertafakur atau kalau mau bisa berdzikir atau shalat sunnah tanda bersyukur dan mengakui kebesaran Allah dari tanda-tanda alam yang dihamparkan.

Dan kalau menuju tebing, disalah-satu tebing batu itu terdapat tulisan purba yang sebenarnya merupakan gambar kuda, unta, dan manusia, mungkin orang-orang dulu gaya tulisannya adalah bentuk seperti apa yang dilihatnya, coba kalau disana ada dinosaurus, mungkin gambarnya pun ada dinosaurus.

Untuk melihat tulisan tersebut, kita harus memanjat tebing batu dengan ketinggian sekitar 2 meter. Lebar jalannya kurang dari 50 sentimeter dan licin. Kabarnya sih tulisan ini sudah berusia 4.000 tahun. Di Wadi Rum terdapat pula kuil kuno yang dibangun oleh orang Nabat, suku yang juga membangun kota batu di Petra.

Tempat berpose yang menarik juga ada di Jembatan Batu Umm Fruth, sebuah batu yang menghubungkan dua bukit batu menjadi satu. Tidak hanya untuk berfoto, kalau lagi fit bisa menaikinya atau sekedar olahraga, olah raga manjat tebing. Jadi siapa saja yang merasa sebagai seperti MAPALA atau Mahasiswa Pencinta Alam, jika berada di Wadi Rum ini, maka akan menjadi penasaran sebelum menaklukkan alam ini. Jadi perlu dicoba.

Tidak perlu repot membawa peralatan karena kita dapat menyewanya di sini. Warga setempat Wadi Rum juga merupakan rumah bagi suku Bedouin yang hingga kini masih tinggal secara seminomaden. Mereka tinggal di tenda-tenda di beberapa kawasan Wadi Rum.

Setelah Wadi Rum berkembang menjadi tempat wisata, banyak orang Bedouin menjadi pemandu wisata serta penunjuk jalan bagi para pemanjat tebing. Sebagian dari mereka menggantungkan hidupnya dari pariwisata di Wadi Rum. Mereka juga menyediakan penginapan bagi turis di Wadi Rum. tapi jangan membayangkan kamar mewah dengan penyejuk udara, kamar mandi mebel campur pancuran serta toilet dengan desain elegan, malahan kamar yang ditawarkan adalah tenda-tenda yang hanya berisi tempat tidur.

Beberapa tenda dilengkapi dengan lemari kecil. Biayanya mulai dari sekitar Rp 350.000 semalam. Kamar mandinya tentu di luar tenda. Walaupun panas menyengat pada siang hari, temperatur di gurun dapat turun drastis hingga 19 derajat di malam hari pada musim panas.

Namun pada malam hari disiapkan makan yang sudah dua jam ditanam di bawah pasir. Biasanya mereka memasak daging domba muda atau ayam yang disebut zarb, yang  rempah-rempahnya dirahasiakan, setelah itu barulah ditutup pakai tong lalu dimasukkan ke dalam pasir yang sudah dilubangi.

Tong tersebut dibenamkan di bawah pasir gurun berisi bara api. Petugas disana sudah berpengalaman, sehingga tahu kapan daging itu empuk, yah..kira-kira dua jam kalau mau dihitung, lalu setelah itu seorang petugas dapur mengambil sekop lalu mengeluarkan daging dari dalam tong. Wangi daging mmhhh…..sangat menggugah selera. . Nyam…nyam…nyam…makan perlahan-lahan senikmat mungkin sembari menatap bintang-bintang mala dan berbisik dengan angin malam.. uenakkk…

Tertarik ke tempat wisata yang unik ini?, hubungi kami, kami melayani anda sebaik mungkin dan memastikan anda berkesan setelah dari sana. Travelindoexpedia@gmail.com atau via WA : 082249794802

Ada banyak cara mudah membuat visa Jepang, seperti mengurus visa Jepang lewat travel agen atau juga bisa dilakukan sendiri. Karena memang mendaftar visa jepang atau mendaftar stiker bebas visa Jepang e-passport itu sebenarnya tidaklah sulit. Pertama – tama kalian harus tahu jenis – jenis visa yang ada untuk warga negara indonesia.

Masa berlaku visa Jepang umumnya 3 tahun dan tidak bisa diperpanjang. Sedangkan masa tinggal visa Jepang single entry hanya 15 hari. Sementara untuk masa tinggal visa Jepang multiple entry adalah 30 hari. Masa berlaku visa Jepang biasanya disesuaikan dengan masa berlaku paspor habis.

shutterstock

Jenis – Jenis Visa Jepang

  1. Visa Kunjungan Sementara untuk Tujuan Kunjungan Keluarga.
  2. Visa Kunjungan Sementara untuk Tujuan Kunjungan Keluarga (apabila Pengundang adalah WN Jepang yang berdomisili di Indonesia).
  3. Visa Kunjungan Sementara untuk Kunjungan Teman.
  4. Visa Kunjungan Sementara untuk Kunjungan Wisata dengan Biaya Sendiri.
  5. Visa Kunjungan Sementara Berkali-kali (Wisata).
  6. Visa Kunjungan Sementara untuk Tujuan Bisnis.
  7. Visa Khusus (Visa Pelajar/ Bekerja/ Pelatihan/ Menetap dalam jangka waktu tertentu).
  8. Visa Transit.
  9. Visa Single Entry Untuk Tujuan Group Tour Bagi Warga Negara Indonesia (WNI) Yang Diselenggarakan Oleh Travel Agent Yang Ditunjuk.

Kebijakan Baru Saat Ini Kedubes Jepang hanya melayani

  • Pendaftaran bebas visa bagi pemilik paspor elektronik
  • Pengurusan visa diplomatik
  • Pengurusan visa dinas
  • Pengurusan transfer visa dari paspor lama ke paspor baru
  • Penerbitan visa untuk kejadian darurat kemanusiaan

Fasilitas JVAC di Kuningan Jakarta

  • Bantuan pengisian formulir aplikasi
  • Photo booth
  • Layanan fotokopi
  • Layanan informasi status visa lewat sms (berbayar)
  • Layanan pembayaran visa menggunakan kartu kredit (dikenakan charge)

Karena kebanyakan traveler dari Indonesia pergi ke JEPANG dengan visa kunjungan sementara untuk berlibur, maka visa yang akan dipakai adalah jenis “Visa Kunjungan Sementara untuk Tujuan Wisata dengan Biaya Sendiri”.

Persyaratan Visa Jepang

  • Paspor yang masih berlaku, kalau bisa masih berlaku lebih dari 6 Bulan.
  • Formulir permohonan visa yang dan Pasfoto terbaru (ukuran 4,5 X 4,5 cm, harus diambil 6 bulan terakhir dan tanpa latar, bukan hasil editing, harus jelas dan tidak buram).
  • Foto kopi KTP (atau Surat Keterangan Domisili)
  • Fotokopi Kartu Mahasiswa atau Surat Keterangan Belajar (hanya bila pencari visa masih mahasiswa)
  • Bukti pemesanan atau bookingtiket pesawat (dokumen ini harus dapat membuktikan tanggal masuk – keluar Jepang).
  • Jadwal Perjalanan, buat yang garis besarnya saja seperti mau ke kota apa saja, beserta tanggal detailnya. (semua kegiatan sejak masuk hingga keluar Jepang)
  • Fotokopi dokumen yang bisa menunjukkan hubungan dengan pemohon, seperti kartu keluarga, akta lahir, dll. (Ini akan diperlukan bila pemohon visa jepang lebih dari satu)
  • Dokumen yang berkenaan dengan biaya perjalanan:
    • Bila pihak Pemohon yang bertanggung jawab atas biaya. Dalam hal ini bisa berupa fotokopi bukti keuangan seperti rekening Koran atau buku tabungan. Minimal 3 bulan terakhir.
    • Bila penanggung jawab biaya perjalanan ke Jepang bukan pemohon. Misalnya penanggung jawab biaya adalah ayah atau ibu, maka harus melampirkan dokumen yang dapat membuktikan hubungan dengan penanggung jawab biaya perjalanan). Mengenai berapa jumlah rekening yang harus ada di tabungan normalnya adalah IDR 1.000.000 per/hari kalikan masa tinggal di JEPANG

 

(Persiapan Ke Petra)

Siapa yang tak kenal Petra?, sebuah peradaban paling tinggi di dunia saat itu pernah hadir di sini. Dan kini merupakan salah satu warisan  dunia yang ada di Yordania, serta menjadi tempat wisata favorit karena kaya akan sejarah. Kota yang pernah hilang dan kini muncul sebagai warisan dunia yang dilestarikan.

Letak Petra berada di Negara Jordan, diperkirakan dibangun pada awal tahun 312 SM, yang sekarang menjadi simbol dari Yordania, dan sampai saat ini tak pernah sepi kunjungan turis, Dan kali ini salah satu Tim Info Muslim Tours atau Ziarah Expedia Wisata sedang menuju ke tempat ini, dan ke depannya Ziarah Expedia Wisata atau Info Muslim Tours akan terus memberangkatkan jemaah menuju tempat-tempat bersejarah ini.

Dengan maskapai penerbangan terbaik nomor 1 yaitu Qatar Airways jemaah sudah mendarat di Amman, Yordania, mereka menikmati perjalanannya, sungguh kami senang jika jemaah puas, makanan pun tersaji dengan baik dan rapi. Sungguh komitmen kami untuk memanjakan jemaah.

Petra berada di dataran rendah di antara gunung-gunung atau gunung Hor yang membentuk sayap timur Wadi Araba, lembah besar yang berawal dari Laut Mati sampai Teluk Aqaba.

Petra Merupakan sebuah situs arkeologikal di Ma’an, Yordania. Tempat ini terkenal dengan bangunan arsitektur yang dipahat pada bebatuan serta sistem pengairannya, dan yang mengesankan adalah pahatan-pahatan itu sangat detail dan rapi, padahal di zaman itu belum ada mesin atau teknologi canggih.

Kalau di Madain Saleh yang berada di Madinah, Arab Saudi adalah tempat yang pernah mendapatkan kutukan dari Allah SWT, maka Petra juga merupakan tempat kaum yang pernah kena azab atau kutukan dari Allah SWT, yaitu kaumnya nabi Luth.

Lokasi geografis Petra sangat strategis, terletak ditengah-tengah antara Teluk Aqaba dan Laut Mati pada ketinggian kurang lebih 800 hingga 1.396 meter diatas permukaan laut, di sebuah lembah dari sebuah pegunungan Edom, sebelah timur dari lembah Arabah. Saat ini ia terletak kurang lebih 200 km arah selatan dari ibu kota Yordania, Amman yang dapat ditempuh dalam waktu 3 jam dengan berkendaraan mobil.

Petra tersembunyi di antara bebatuan dan tebing bertingkat dengan pasokan air yang sangat baik, menjadikannya tempat ideal untuk sebuah kota mandiri. Tempat tersebut hanya bisa dikunjungi melalui celah sempit di pegunungan dari arah barat daya atau timur melalui sebuah canyon dengan panjang kurang lebih 1,5 kilometer dan kedalaman 200 meter, yang disebut dengan Siq, sebagai akses utama dan merupakan celah sangat sempit, lebarnya hanya 2 meter. Wow… mudah-mudahan orang-orang gemuk muat deh. Hehehe….

Banyak penulis menyatakan bahwa Petra adalah ibu kota dari Nabath, sebuah pusat perdagangan yang mempergunakan karavan. Batu-batu yang tersusun itu begitu rapi dan berfungsi sebagai pengairan, betapa cerdas orang-orang dulu  tanpa teknologi canggih seperti sekarang, Petra tidak hanya memiliki banyak keuntungan sebagai benteng, tetapi ia juga mengontrol rute perdagangan utama yang melewati Gaza di Barat, ke Bushra dan Damaskus di Utara, ke Aqaba di Laut Merah, dan sepanjang gurun hingga ke Teluk Persia. Jadi benar-benar tempat yang paling sibuk untuk urusan bisnis zaman dulu.

Petra termasuk salah satu dari 7 keajaiban dunia yang baru ditemukan. Penetapan tujuh keajaiban dunia itu merupakan pilihan dari 100 juta orang di seluruh dunia lewat situs internet dan pesan singkat (SMS) telepon seluler, yang diadakan oleh Swiss Foundation serta diumumkan di Lisbon-Portugal  pada 07-07-07  atau 7 Juli 2007, seperti angka ini dari tanggal ini bukan kebetulan, dan angka 7 bisa identik dengan angka keberungtungan. Jadi pasti ada alasan mengapa pada tanggal tersebut dipilih.

Petra berasal dari bahasa Yunani yang berarti ‘batu’, yang merupakan simbol teknik dan perlindungan. Kata ini merujuk pada bangunan kotanya yang terbuat dari batu-batu di Wadi Araba, sebuah lembah bercadas di Yordania, yang didirikan dengan menggali dan mengukir cadas setinggi 40 meter. Kebayang tidak bagaimana proses pengerjaannya, padahal zaman dulu itu belum ada buldozer atau mesin crane hehehe….

Dulu ada Kerajaan yang bernama Nabatean, dan Petra adalah ibukotanya, didirikan oleh Raja Aretas IV, sembilan tahun sebelum Masehi sampai dengan tahun ke-40 M. Karena pentingnya kota ini maka dibuat sedemikian rupa sehingga sulit untuk ditembus musuh dan aman dari bencana alam seperti badai pasir.

Suku Nabatean membangun Petra dengan sistem pengairan yang luar biasa rumit. Terdapat terowongan air dan bilik air yang menyalurkan air bersih ke kota, sehingga mencegah banjir mendadak. Mereka juga memiliki teknologi hidraulik untuk mengangkat air.

Bukan hanya urusan berdagang dan aman dari musuh, di Petra juga terdapat  sebuah teater yang mampu menampung 4.000 orang, berarti orang-orang dulu juga butuh hiburan tentunya, kalau sekarang cukup nonton infotaiment atau main sosial media sudah terhibur, hehehe. Kini, Istana Makam Hellenistis yang memiliki tinggi 42 meter masih berdiri impresif di sana.

Petra bisa ditempuh sekitar 3 sampai 5 jam perjalanan darat dari kota Amman, Yordania, suku Nabatean yang pernah menguasai kota ini adalah salah satu rumpun bangsa Arab yang hidup sebelum masuknya bangsa Romawi. Sebenarnya asal usul suku Nabatean tak diketahui pasti. Mereka dikenal sebagai suku pengembara yang berkelana ke berbagai penjuru dengan kawanan unta dan domba.

Masyarakat Petra awalnya adalah penyembah berhala. Dewa utama mereka yaitu Dushara (Dzu as-Shara/Dusares),  disembah dalam bentuk batu berwarna hitam dan berbentuknya tak beraturan. Dushara disembah berdampingan dengan Allat, dewi Bangsa Arab kuno. Jadi praktek paganisme sudah lama kan, kalau sekarang sih mungkin yang banyak disembah adalah fulus. Hehehe.

Mereka sangat mahir dalam membuat tangki air bawah tanah untuk mengumpulkan air bersih yang bisa digunakan saat mereka bepergian jauh. Sehingga, di mana pun mereka berada, mereka bisa membuat galian untuk saluran air guna memenuhi kebutuhan mereka akan air bersih.

Di akhir abad ke-4 Sebelum Masehi, berkembangnya dunia perdagangan membuat suku Nabatean memberanikan diri mulai ikut dalam perdaganan dunia. Rute perdagangan dunia mulai tumbuh subur di bagian selatan Yordania dan selatan Laut Mati. Mereka lalu memanfaatkan posisi tempat tinggal mereka yang strategis itu sebagai salah satu rute perdagangan dunia. Suku Nabatean akhirnya bisa menjadi para saudagar yang sukses atau tajir, barang dagangannya berupa dupa, rempah-rempah, dan gading, antara lain berasal dari Arab bagian selatan dan India timur.

Letak yang strategis untuk mengembangkan usaha dan hidup, serta aman untuk melindungi diri dari orang asing itulah alasan suku Nabatean memutuskan untuk menetap di wilayah batu karang Petra.Untuk mempertahankan kemakmuran yang telah diraih, mereka memungut bea cukai dan pajak kepada para pedagang setempat atau dari luar yang masuk ke sana. Suku Nabatean akhirnya berhasil membuat kota internasional yang unik dan tak biasa.

Pada awalnya Petra dibangun untuk tujuan pertahanan. Namun belakangan, kota ini dipadati puluhan ribu warga sehingga berkembang menjadi kota perdagangan karena terletak di jalur distribusi barang antara Eropa dan Timur Tengah.

Pada tahun 106 Masehi, kerakusan Romawi pun mencaplok Petra, sehingga peran jalur perdagangannya melemah. Kira-kira tahun 700 M, sistem hidraulik dan beberapa bangunan utamanya hancur menjadi puing. Petra pun perlahan menghilang dari peta bumi saat itu dan tinggal legenda. Jadi bangsa Romawi harus bertanggungjawab ya?.

Nah, pada tahun 1812, seorang petualang dari Swiss yang bernama Johann Burckhardt memasuki kota itu dengan menyamar sebagai seorang muslim, licik juga. Legenda Petra pun meruak kembali pada zaman modern, dikenang sebagai simbol teknik dan pertahanan. Jadi kita berterimakasih pada Johann yang telah menginvestigasi kota ini sehingga bisa dikenal lagi dan ditemukan.

Situs purbakala ini dikelilingi gunung. Di sini ada gunung setinggi 1.350 meter dari permukaan laut. Inilah kawasan tertinggi di areal ini yang disebut Gunung Harun (Jabal Harun) atau Gunung Hor atau El-Barra. Gunung Harun paling sering dikunjungi orang. Sebagian besar orang percaya  bahwa di puncak Jabal Harun inilah Nabi Harun meninggal dan dimakamkan oleh Nabi Musa. Berarti kalau benar  alangkah bagusnya jemaah bisa membaca doa-doa ziarah kepada Nabi Harun alaihsalam…

Di abad ke-14 Masehi akhirnya sebuah masjid dibangun di sini dengan kubah berwarna putih yang terlihat dari berbagai area di sekitar Petra. Harun bisa tiba di wilayah Yordania karena saat itu mendampingi Nabi Musa membawa umatnya keluar dari Mesir dari kejaran Raja Fir’aun.

Di abad pertama Sebelum Masehi, Kerajaan Nabataean yang kaya dan kuat menjangkau wilayah Damaskus di utara dan Laut Mati di selatan. Saat itu Petra telah didiami sekitar 30 ribu penduduk. Di masa itulah dibangun kuil agung, tahun 100-an Masehi saat Romawi menguasai wilayah ini. Arsitektur di Petra pun terpengaruhi arsitektur Romawi. Jadi anda bisa melihat dengan jelas model-modelnya ketika berada disana.

Pada 600 Masehi di Petra dibangun gereja. Abad ke-7 Masehi, Islam hadir, dan pada abad ke-14, makam Nabi Harun di Jabal Harun menjadi tempat keramat dari umat Islam, selain kaum Yahudi dan Kristiani. Saat berusia 10 tahun, Nabi Muhammad pernah berkunjung ke gunung ini bersama pamannya. Setelah Perang Salib di abad ke-12, Petra sempat menjadi ‘kota yang hilang’ selama lebih dari 500 tahun (lost city). Hanya penduduk lokal (suku Badui) di wilayah Arab yang mengenalnya.

Modal berwisata kesitu terjangkaulah, buktinya sudah banyak yang kesana, cuman sih kalau untuk ongkos masuk ke dalam situs bersejarahnya,  Anda menyiapkan dana  90 JOD atau setara 130 USD untuk Sekali Masuk, itu Jika Anda transit di Yordania dan tidak menginap semalam di Kota Amman atau Petra ini,namun akan lebih murah biayanya jika anda masuk dan menginap,  Biayanya hampir setengahnya saja. 50 JOD untuk One Day Pass, 55 JOD Untuk Two Day Pass, dan 60 JOD untuk 3 Day Pass.

Atau bisa cek disini http://visitpetra.jo/