Umroh Menghilangkan Kefakiran Dan Dosa Ziarah Expedia Wisata

Umroh Menghilangkan Kefakiran Dan Dosa Ziarah Expedia Wisata

Umroh Menghilangkan Kefakiran Dan Dosa Ziarah Expedia Wisata

Umroh merupakan salah satu ibadah yang telah di contohkan oleh Nabi kita Rosulullah SAW sebagai penyempurna juga pelengkap dalam keislaman. Orang yang di beri kesempatan untuk berumroh merupakan hal yang sangat istimewa dan di nanti nanti.

Baca Juga: Tips Belanja Saat Umroh

Mendengar dari beberapa pandangan dan pengakuan dari sahabat atau sanak saudara yang telah berkesempatan melakukan ibadah umroh membuktikan bahwasanya ketika selesai melaksanakan umroh, kehidupan dari mereka semakin berkah dan di permudah segala urusan melalui harta yang muncul dari jalan yang tiak pernah di sangka sangka, mendapatkan kehidupan yang lebih tentang dan tentram serta lebih khusyu dalam melakukan ibadah kepada Allah Azza wajalla.

Hikmah dari Ibadah Umroh

Keutamaan Ibadah Umroh

Dalam ibadah umroh itu sendiri memiliki hikmah yang dapat kita jadikan sebagai acuan kita utuk malaksanakannya, yakni :

  1. Melaksanakan ibadah umroh termasuk juga berjihad seperti halnya beribadah haji, hal ini di dukung oleh Hadits shahih yang di riwayatkan oleh Ibnu Majah nomor 2901 yang berisi tentang sebuah percakapan antara rosulullah dengan Aisyah. Aisyah bertanya kepada Rosulullah tentang kewajiban seorang wanita untuk berjihad dan kemudian Rosulullah pun menjawab betul wanita memiliki kewajiban untuk berihad yaitu dengan melaksanakan ibadah haji dan umroh.
  2. Ibadah umroh dapat menghapus segala dosa dan kesalahan di antara du ibadah umroh. Seperti di jelskan dalam sebuah hadits yang di riwayatkan oleh Bukhari nomor 1773 dan Muslim nomor 1349 bahwa di antara umroh satu dengan umroh lainnya akan menghapus dosa dan kesalahan di antara ke duanya, dan balasan bagi yang beribadah haji adalah Surga.
  3. Ibadah umroh dapat menghilangkan kefakiran dan juga menghapuskan dosa dosa. Dalam sebuah hadits Rosulullah yang di riwayatkan oleh seorang perawi yaitu An Nasai nomor 2631 menyebutkan bahwa cara penghapusan dosa akan senantiasa di dapatkan dengan melakukan ibadah umroh dan haji, menghapus dosa ini sama hal nya dengan menhilangkan karat pada besi, emas dan jua perak, serta ganjaran yang di peroleh dari seseorang yang melakukan haji ialah syurga.

 

Beberapa kali beruang ulang kita melaksanakan ibadah umroh dan haji bukan suatu alasan atau akibat dari kemiskinan seseorang, justru dengan ibadah pelengkap ini akan menghilangkan segala kefakiran bahkan mengugurkan dosa dosa kita yang telah di perbuat. Bagi mereka yang sudah siap dalam mental dan juga finansial serta telah di beri kesempatan oleh Allah untuk berangkat umroh maka tidak ada alasan lagi untuk mereka menolaknya dengan alasan takut menjadi miskin atau mengurangi harta, karena segala rejeki yang Allah titipkan itu pada hakikat nya akan kembali kepada Allah pula.

Jumroh Aqoba

Menurut Abul ‘Ula Al Mubarakfuri berkata bahwa pemahaman tentang menhilangkan kefakiran itu terbagi menjadi 2 bentuk, yakni bentuk yang pertama ialah secara Lahiriyah artinya seseorang memang benar benar di amanati harta yang berebih dan materi yang berkecukupan. Bentuk yang kedua ialah secara batiniyah artinya hati akan senantiasa berqona’ah.

Untuk lebih memantapkan niat kita berumroh, di bawah ini akan di paparkan beberapa keutamaan dari ibadah umroh yakni :

  1. Umroh dan haji yang mabrur merupakan suatu amalan yang paling di utamakan. Apabila dalam melakanakan umroh ini terdapat unsur kemaksiatan maka umroh ini tidak mabrur, umroh pun bisa di katakan sebagai haji kecil. Oleh karena itu bila umroh ini tidak mabrur maka keutamaan, keberkahan dan juga hasil yang di dapat setelah umroh itu akan berkurang.
  2. Setelah melakukan umroh semua dosa dan kesalahan akan di ampuni selama iya mampu menjaga untuk tidak mengulang kesalahan nya.
  3. Orang yang berhasil menunaikan panggilan Allah untuk berumroh maka orang tersebut merupakan utusan Allah, sehingga doa apapun yang di panjatkan akan Allah kabulkan, serta akan di ampuni segala dosa dosa nya.

Larangan Umroh Ziarah Expedia Wisata

Larangan Umroh Ziarah Expedia Wisata

Larangan Umroh Ziarah Expedia Wisata

Bagi jamaah umroh yang sedang berihram tentu mempunyai kriteria dan ketentuan serta syarat syarat yang harus terpenuhi supaya ibadah umroh yang di laksanakan sah hukumnya. Jamaah umroh harus menerima konsekuansi apa bila dalam melaksanakan umroh tidak sesuai prosedur dan tidak tertib. Ada beberapa larangan saat umroh yang harus di hindari oleh wanita dan laki laki, baik itu persamaan dan perbedaan dalam hal hal yang di larang saat berumroh. Selengkapnya akan di bahas di bawah ini.

Baca Juga: Tips Belanja Saat Umroh

Larangan dalam umroh bagi kaum laki laki

  1. Kaum laki laki tidak di perbolehkan untuk memakai pakaian yang bahan nya dari jahitan seperti celana, baju kaos, jubah, sorban, sepatu, kaos kaki, dan tudung. Pakaian yang di bolehkan untuk di pakai laki laki adalah bahan kain yang tidak ada jahitannya yang berfungsi untuk menutup badan.
  2. Tidak di perkenankan untuk menutup kepala yang langsung menempel seperti memakai blangkon, kopeah atau topi, dan lain lain. Tetapi untuk payung, tenda, atau tempat berteduh yang lainnya tidak di larang.

Hal hal yang di larang saat umroh dalam berihron bagi kaum wanita. Larangan Umroh bagi perempuan adalah :

  1. Di larang memakai cadar atau penutup wajah lainnya kecuali jika ada lelaki yang mendekat kepada nya, maka di bolehkan untuk memakai cadar agar tidak terlihat aurat nya secara langsung.
  2. Tidak di perkenankan untuk menggunakan kaos tangan atau penutup tangan lainnya.

Hal hal yang di larang bagi wanita dan laki laki yang sedang berihrom

  1. Di larang untuk memotong rambut
  2. Di larang untuk memotong kuku saat berumroh
  3. Saat berihrom di larang untuk memakai parfum atau pewangi lainnya
  4. Ketika umroh di larang untuk melakukan pernikahan dan juga menikahkan orang lain
  5. Di larang untuk melakukan hal hal yang akan memunculkan syahwat seperti menyentuh, mencium dan lainnya
  6. Di larang untuk berjima’ bagi pasangan suami istri
  7. Di larang untuk membunuh dan menyakiti binatang secara sengaja
  8. Di larang untuk memetic dan merusak tanaman yang ada di sana
  9. Di larang untuk mengeluarkan kata kata yang buruk dan cacian serta makian terhadap orang lain
  10. Di larang menimbulkan pertengkaran atau bahkan perkelahian saat berihrom

 

Hukuman yang di jatuhkan kepada mereka yang melanggar larangan saat berihrom, di antaranya :

  1. Bagi yang melakukan pelanggaran secara tidak sengaja, baik tertidur, di paksa atau tidak mengetahuinya sama sekali maka tidak akan ada hukuman yang di berikan, tidak ada bayaran fidyah dan juga tidak mengurangi ganjaran dalam berumroh.
  2. Bagi yang melakukan pelanggaran secara sengaja dengan alasan uzur atau ada halangan maka tidak ada dosa baginya, namun tetap harus menganggung konsekuensi yang telah di tetapkan.
  3. Barang siapa saja yang melakukan pelanggaran secara sengaja saat berihrom tanpa ada alasan yang pasti maka wajib di kenakan hukuman dan konsekuen yang telah berlaku.

Dari larangan waktu umroh di atas bisa di bagi ke dalam 4 bagian yakni :

  1. Pertama, di haruskan untuk membayar fidyah namun tiak menyebabkan batalnya ibadah umroh yaitu untuk hal hal yang di langgar tanpa sengaja dan sepengetahuan yang melakukan.
  2. Kedua, bagi yang melakukan pemburuan maka akan mendapatkan ganjaran yang setimpal
  3. Ketiga, bagi yang melakukan pernikahan dan menikahkan maka ibadaahnya menjadi batal namun tidak perlu membayar fidyah.
  4. Keempat, bagi pasangan suami istri yang melakukan jima’ atau bercumbu dan menyentuh kulit maka harus membayar dam namun tidak menjadi batal terhadap ibadahnya.