Tips Umroh Saat Ramadhan Ziarah Expedia Wisata

Tips Umroh Saat Ramadhan Ziarah Expedia Wisata

Makkah – Umroh merupakan salah satu ibadah yang diimpikan umat Islam. Umroh di bulan Ramadan tentu lebih spesial, tapi ada kiat-kiat yang mesti diperhatikan.

Baca Juga: Mekkah Yang Dirindukan

Beribadah umroh selama Ramadan sanggup nggak ya? Membayangkan hawa panas saja sudah membuat kita kehausan. Apalagi nanti beribadah dalam kondisi berpuasa.

Berikut Tips Umroh Saat Ramadhan

1. Atur umroh supaya bisa dikerjakan pada malam hari

Mengingat suhu Arab Saudi yang panas, coba diatur untuk melaksanakan umrah saat Ramadan pada malam hari. Biar tidak kepanasan dan jika haus bisa minum.

Tahap-tahap umroh tidak hanya satu dan begitu banyak umat Islam yang berada di Kabah. Supaya pelaksanaan ibadah traveler lancar, maka dianjurkan memilih waktu malam untuk beribadah umroh.

2. Siang hari untuk istirahat

Jika traveler memilih waktu malam untuk umroh, persiapkanlah tenaga semaksimal mungkin. Tidak hanya makan makanan sehat, tetapi juga istirahat yang cukup.

Maka dari itu gunakanlah waktu siang hati untuk istirahat, jangan terlalu banyak beraktivitas berat di siang hari ya. Harus segar dan cerah menghadap Allah!

3. Siap menghadapi keramaian

Seluruh umat Islam di dunia pasti punya cita-cita berkunjung ke Tanah Suci. Biasanya di penghujung Ramadan, jutaan umat Islam akan datang untuk umroh. Pasti ramai kan?

Mau tidak mau traveler harus siap menghadapi keramaian dan hiruk pikuk jutaan umat Islam dari seluruh dunia. Lapangkan hati dan pikiran, luruskan niat beribadah kepada Allah ya.

4. Jangan khawatir soal buka puasa

Umroh sambil puasa Ramadan di Makkah dan Madinah, tidak usah pusing mencari makanan dan minuman buka puasa. Di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram terdapat takjil yang berlimpah ruah. Gratis!

Traveler bisa mengambil takjil dan berbuka puasa bersama ribuan jamaah lain. Nikmatilah suasana kekeluargaannya. Pasti jadi kenangan.

5. ikut tarawih

Jauh-jauh beribadah Umroh saat bulan Ramadan, jangan lewatkan kesempatan ikut salat tarawih di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi.

Anda harus coba tarawih di sini. Jangan bilang nggak kuat, kalau naik gunung saja sanggup, masak beribadah salat tarawih tidak bisa?

6. Atur waktu sahur bersama grup umroh

Makan sahur adalah persiapan penting untuk puasa di Tanah Suci. Habis itu mengejar salat subuh di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Atur waktu baik-baik, jangan sampai ketinggalan, karena kita butuh jalan kaki dari hotel ke masjid.

Hubungi muthowif kita, bahas soal pengaturan waktunya. Biasanya mereka sudah tahu jam berapa harus sahur supaya masih bisa mengejar waktu salat subuh. Intinya adalah disiplin waktu.

7. Sedia selalu kantong plastik di dalam tas umroh

Pasti mikir kan kantong plastik buat apaan? Kantongnya bukan buat mengumpulkan takjil ya, tetapi untuk membungkus sendal.

Masjidil Haram dan Masjid Nabawi adalah masjid-masjid terluas di dunia. Tidak mungkin rasanya meninggalkan sandal di luar masjid. Di dalam masjid memang bertebaran rak sandal atau sepatu, tapi capek juga kalau mengawasinya terus.

Paling enak membawa alas kaki kita kemanapun berada di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Masukan sandal ke dalam plastik, dan plastiknya masuk tas umroh. Praktis! Jangan sampai kita kebingungan karena sandal hilang.