Mencicipi Kurma di Pasar Madinah Ziarah Expedia Wisata

Mencicipi Kurma di Pasar Madinah Ziarah Expedia Wisata

Tak salah jika Madinah sering disebut sebagai surganya penyuka kurma. Beragam jenis buah khas Tanah Suci tersebut mudah ditemui di Kota Nabi | Haji |

Baca Juga: Mekkah Yang Dirindukan

Memang banyak perkebunan kurma di sudut-sudut Kota Madinah. Jika malas mengunjungi kebun kurma, cukup berkunjung ke pasar kurma saja, semua jenis kurma hasil bumi Madinah dijajakan rapih.

Salah satu pasar kurma yang cukup terkenal adalah pasar kurma Sukudro, sekitar 15 menit dari Masjid Nabawi menuju arah Masjid Miqot Bir Ali. Letaknya di kiri jalan. Di pasar ini semua jenis kurma dijajakan.

Pasar ini biasa ‎ramai di sore hari. Ada lapak-lapak di dalam bangunan mirip aula terbuka, ada toko-toko yang berjejer rapih ‎di tepian jalan, juga ada lapak terbuka di atas trotoar di sepanjang jalanan di dekat parkiran mobil. Ada cara unik berbelanja di pasar ini, saking ramainya, banyak pembeli langsung menawar kurma di dalam mobil. Antreannya seperti antrean mengisi BBM saja.

Mulai dari kurma nabi atau yang dikenal dengan ‎kurma nabi yang dijual mulai 50 riyal per kilogram, kurma lembut syukari yang dijual mulai 20 riyal per box, dan beragam jenis kurma lainnya dijual di pasar ini.

Kurma nabi berwarna kehitaman, bertekstur lembut dan punya ciri khas rasa. Banyak yang mencari kurma yang cukup mahal ini. “Kurma Nabi paling dicari, ada kepercayaan kalau makan 7 biji kurma nabi dalam sehari akan terbebas dari sihir,” kata Faisal, WNI asal Lombok yang sudah 5 tahun jadi pelayan salah sa‎lah satu toko kurma di Pasar Sukudro.

Kurma yang panjangnya lebih dari 5cm tersebut adalah ‘Si Jumbo’ kurma Taiba. Sesuai ukurannya yang besar, daging kurma ini juga sangat tebal. “Makan sebiji saja sudah cukup kenyang,” kata salah seorang pembeli di kios Faisal.

Selain kurma yang sudah matang di pasar ini juga dijual ‎kurma muda, bubuk kurma, dan lainnya. Kurma muda dan bubuk kurma diyakini bisa membantu kehamilan. Selain itu juga dijual berbagai olahan kurma seperti kurma lapis cokelat, biskuit kurma, dan lainnya.

Karena jarak yang cukup jauh tak banyak jamaah haji ditemukan di pasar kurma ini. Namun di sekitar Masjid Nabawi juga banyak penjual kurma, hanya selangkah dari Masjid Nabawi juga berjejer kios-kios penjual kurma. Tentu saja harganya cukup tinggi, tapi cukup untuk sekedar melengkapi buah tangan jamaah haji.

“Jangan membeli kurma yang sudah kering dan keras karena itu artinya barang lama,” kata Faisal memberikan tips cara memilih kurma. Walaupun kurma adalah buah yang dikenal tak pernah busuk, semakin matang kurma justru semakin nikmat rasanya.