DESTINASI WISATA GREAT WALL

embok Besar China atau yang lebih kita kenal dengan sebutan Tembok Raksasa merupakan salah satu Keajaiban Dunia, tembok yang memiliki panjang 6.350 Km ini di bangun sejak zaman Dinasti Ming yaitu 656 SM. Menurut sejarah Tembok Raksasa ini awalnya di bangun untuk melindungi Negara China dari serangan musuh. Kaisar Qin Shihuang merupakan orang pertama yang memerintahkan pembangunan Tembok Raksasa China hingga menjadi sebesar sekarang. Qin Shihuang atau Shi Huang Ti merupakan merupakan seorang penguasa militer yang terkenal dengan Tangan Besi bertekad untuk mempersatukan daratan China pada tahun 221 SM sehingga membawa banyak kemajuan terhadap Negara China seperti memajukan pendidikan, system mata uang dan menyederhanakan aksara China. Dalam pembangunan Tembok Besar China tersebut Qin Shihuang mengerahkan 300 ribu orang sebagai tenaga kerja paksa. Dalam waktu 10 tahun ribuan pekerja banyak yang meninggal karena kelaparan dan kelelahan serta banyak pula yang meninggal akibat serangan dari gerombolan penyamin sehingga tak heran jika Tembok Besar China ini di juluki sebagai “Pemakaman Terpanjang Didunia” memang julukan itu sangat menyeramkan karena setiap pekerja yang meninggal akan di makamkan di sepanjang dinding tersebut. Tembok Besar China ini berdiri di atas lereng bukit setinggi 3,7 M, dengan lebar tembok antara 4,6 – 9,1 M, dan tinggi temboknya rata – rata 7,6 M. Banyak yang bilang Tembok China ini masih bisa di lihat di atas ketinggian 160 – 320 Km di atas langit namun anda harus mengetahui dengan benar dulu letak tepatnya. Masyarakat China sendiri sering menyebut Tembok besar China itu dengan “Dinding 10.000 Li”, nama ini tak hanya mencerminkan panjangnya bangunan namun juga lamanya waktu dalam proses pembuatannya. Berawal dari tahun 665 SM hingga 2.700 tahun kemudian barulah bangunan ini selesai.

 

DESTINASI WISATA FORBIDDEN CITY

salah satu peninggalan bangunan kuno terbesar Cina yang masih terawat dengan baik hingga sekarang. Tidak hanya itu, Forbidden City juga kompleks istana terbesar di dunia. Kini, Forbidden City secara umum dikenal sebagai Palace Museum ( Gugong Bówùguǎn), sementara kebanyakan orang China menyebutnya Gu Gong ( istana kuno). Forbidden City adalah istana kekaisaran Cina dari Dinasti Ming hingga Dinasti Qing. Selain sebagai rumah kaisar, tempat ini juga pusat seremonial dan politik pemerintah Cina selama hampir 500 tahun. Dibangun pada 1406-1420, di kompleks ini terdapat 980 bangunan yang mencakup 72 ha. Kompleks istana didominasi dengan arsitektur megah tradisional Cina. Keberadaannya telah mempengaruhi perkembangan budaya dan arsitektur di Asia Timur dan di tempat lain. Forbidden City dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia pada tahun 1987 dan terdaftar di UNESCO sebagai warisan terbesar struktur kayu kuno yang masih terawat dengan baik di dunia. Meski dikenal sebagai “Kota Terlarang”, bukan berarti Forbidden City tidak boleh dimasuki. Justru, Forbidden City merupakan salah satu destinasi utama wisata Cina. Di area kawasan ini juga sudah tersedia restoran, kafe, toilet dan bahkan ATM.

 

DESTINASI WISATA TIANMEN

Objek wisata Pintu Langit ini berupa sebuah lubang lonjong raksasa di atas puncak Pegunungan Tianmen, (1.518 meter di atas permukaan laut) Kota Zhanjiajie, Provinsi Hunan, Cina. Dengan panorama alamnya yang indah berlapiskan salju, kini mulai dibuka untuk wisatawan asing, khususnya untuk Asia termasuk di dalamnya Indonesia. Kawasan Pintu Langit adalah objek wisata yang dapat digolongkan “baru”. Baru dibuka di Zhangjiajie pada tahun 2001, namun telah mendapat perhatian cukup tinggi dari wisatawan domestik dan asing, sekaligus menjadi satu unggulan di kota ini. Pintu Langit yang berupa sebuah lubang lonjong mengarah ke atas, dengan ukuran tinggi 131,5 meter, lebar 57 meter dan kedalaman mencapai 60 meter. Mulut pintu ini menembus puncak gunung, sehingga nampak seperti lubang raksasa yang indah. Untuk menuju lokasi tersebut dapat menggunakan kereta gantung dengan rel menanjak sejauh 7,3 kilometer yang ditempuh sekitar setengah jam perjalanan. Sepanjang perjalanan dengan kereta gantung yang ditumpangi, wisatawan akan melewati puncak-puncak deretan panjang pegunungan yang selalu bersalju pada musim dingin. Sebelumnya akan melewati dahulu perkampungan penduduk dengan hamparan sawah dan kebun sayur mayur yang begitu luas dan tampak menghijau.Lubang Pintu Langit itu juga ternyata bisa dicapai dengan berjalan kaki menapaki puluhan ribu anak tangga di lereng-lereng pegunungan yang cadas. Selain itu pula, sudah selesai dibangun ruas jalan raya baru yang langsung mendekati puncak. Karena melintasi pegunungan, jalan baru itu penuh dengan kondisi belokan tajam di sisi jurang terjal. Karena itu khususnya pada musim dingin jalan tersebut terlarang untuk dilewati mobil menuju Pintu Langit, karena kondisi ruas jalan yang sudah pasti tertutupi salju sehingga menjadi sangat licin yang dapat berakibat kecelakaan sangat fatal.Karena itu, lebih dianjurkan pada saat musim dingin, wisatawan menuju lokasi itu dengan menggunakan kereta gantung yang sekali jalan bisa memuat hingga 20 orang per unit kereta. Kereta gantung itu akan melalui rute melewati pemandangan yang indah dan mempesona sepanjang perjalanan yang bergelantungan di tali rel sepanjang 7,3 kilometer.

DESTINASI WISATA THOUSAND BUDDHA CAVES OF TUYUQ VALLEY


Sebagai agama Buddha adalah agama pertama dari luar negeri yang diperkenalkan ke daerah ini, Xinjiang menyaksikan perkembangan awal seni gua Buddha di China. Segera setelah pendirian agama di wilayah ini, Turpan menjadi pusat Buddhis di Jalan Sutra karena lokasinya yang geografis. Di antara gua-gua Buddhis yang ditemukan di Turpan, Bezeklik Thousand Buddha Caves dianggap paling berharga. Gua Buddha Bezeklik Seribu berdiri tegak di tebing-tebing Lembah Mutou barat di bawah Gunung Flaming, 45 km (28 mil) di sebelah timur Turpan. Dari 83 gua asli, 57 masih tersisa. Selain itu, mural mencakup area seluas lebih dari 1, 200 meter persegi (12.917 kaki persegi) di lebih dari 40 di antaranya. Dimulai di Dynasties Selatan dan Utara, pembangunannya dialami Tang, Five Dynasties, Song dan Yuan. Gua-gua itu merupakan pusat Buddha Gaochang. Menjelang akhir abad ke-13, keluarga kerajaan Gaochang pindah ke Yongchang, Gansu. Sekitar waktu yang sama, Buddhisme di Turpan mulai menurun dalam popularitas dengan diperkenalkannya Islam. Selanjutnya, kepentingan religius Gua Bezeklik Thousand Buddha menjadi kurang jelas. Banyak dari mereka hancur dalam bentrokan keagamaan berikutnya. Vandal menggali banyak potret tokoh manusia yang ada di mural. Kemudian, pada awal abad ke-20, penjelajah asing merampas gua-gua dari banyak harta karun. Terlepas dari semua kehancuran, bagian yang masih hidup, seperti tempat duduk Buddha yang lembut dan warna mural yang terang, memberi kami beberapa gagasan tentang kemuliaan masa lalunya.

 

DESTINASI WISATA GAOCHANG ANCIENT CITY


Gaochang Ancient City terletak di sebelah timur Turpan, negara kota yang memerintah daerah tersebut dari abad ke 9 sampai ke-13. Kota ini sebenarnya didirikan beberapa ratus tahun lebih awal dari itu, dan secara bertahap dikenal sebagai pos perdagangan di Silk Road. Sebagian besar reruntuhannya hilang, namun cukup tetap untuk memberikan perasaan akan ukuran dan keagungan kota Sutra ini. Kota ini terbagi menjadi kota luar, kota dalam, dan kompleks istana. Struktur terawat terbaik di reruntuhan adalah dua kuil di sudut barat daya dan tenggara bagian luar kota. Sejarah Landasan Gaochang diletakkan pada abad ke 1 SM. Kota ini dibangun pada masa Dinasti Han Barat dan dibangun kembali pada awal Dinasti Ming. Itu adalah situs penting di sepanjang Jalan Sutra, namun terbakar dalam peperangan pada abad ke-14. Kota Kuno Gaochang adalah ibu kota kerajaan Gaochang, yang terletak 40 kilometer sebelah timur kota Turpan, kota Sanbao. Kota kuno Gaochang berskala besar dan sangat spektakuler. Luas total 2 juta meter persegi, merupakan tempat tinggal terbesar di wilayah barat kuno. Kota Gaochang pada tahun 1961 terdaftar sebagai unit perlindungan peninggalan budaya utama nasional. Ini adalah persimpangan lalu lintas dari timur ke barat, dan juga merupakan salah satu pusat politik, ekonomi dan budaya bagi Xinjiang kuno.

DESTINASI NATIONAL FOLKLORE MUSEUM

Museum ini dapat terbilang unik dari museum lainnya. Hal ini disebabkan museum ini merupakan museum yang memperlihatkan gaya hidup dan tradisi orang Korea selama beberapa periode terutama pada saat masa pertanian. Dengan mengunjungi museum ini, Anda juga sama saja belajar sejarah panjang Korea. Pada dasarnya, museum ini memiliki tiga pameran utama. Selain itu, museum ini juga memiliki dua pameran khusus, yaitu pameran terbuka dan museum anak-anak. Lebih dari 4.000 artefak dipamerkan di museum yang akan membuat pengunjung mendalami sejarah Korea. Sebelum berada di tempat ini, National Folk Museum pernah berada di Gyeongbokgung Palace loh. Ketika Anda berada di Exhibition Hall I, Anda akan disuguhkan pameran budaya dan sejarah dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Anda dapat belajar tentang bagaimana teknologi dan penyebaran pengetahuan digunakan untuk berevolusi dari dahulu kala ke negara maju sekarang ini.

 

DESTINASI WISATA SEONGSAN SUNRISE PEAK

Jeju – Keindahan Pulau Jeju tak lepas dari aktivitas gunung berapi, 2 juta tahun lalu. Salah satu hasilnya yang ajaib adalah Seongsan Sunrise Peak. Kawahnya berbeda dengan kawah lain di dunia. Tempat ini merupakan daratan luas yang muncul ke permukaan air laut akibat aktivitas gunung berapi. UNESCO menyebut, Seongsan Sunrise Peak atau Seongsan Ilchulbong Peak adalah salah satu warisan dunia yang patut dilindungi. Seongsan Sunrise Peak terletak di ujung Pulau Jeju. Dari Jeju City dengan mobil, kawasan wisata itu bisa ditempuh kira-kira dalam waktu 50 menit. detikTravel datang ke tempat ini minggu lalu. Untuk menikmati keindahannya, para pengunjung wajib mendaki sebuah bukit yang lumayan tinggi. Jangan khawatir, sudah ada tangga yang bisa diakses menuju puncak. Untuk sampai puncak, Anda harus melewati 500 anak tangga. Lumayan tinggi dan cukup melelahkan. Apalagi, pada siang hari biasanya matahari bersinar terik. Jadi lebih baik, Anda bawa bekal air minum. Anda juga sebaiknya memakai sepatu yang nyaman untuk berjalan. Hindari menggunakan high heels dan sejenisnya karena hanya akan menyusahkan dan memperlambat jalan Anda saja. Bawa juga topi atau payung agar tak kepanasan. Oh iya, meski matahari menyengat, udara di Jeju cukup dingin dan berangin. Jadi untuk Anda yang tidak tahan dingin, pakailah baju lengan panjang yang hangat. Malas mendaki tangga? Anda akan segera menarik ucapan tersebut begitu mulai berjalan ke atas. Di beberapa titik, tersedia tempat beristirahat. Sambil mengatur nafas, Anda bisa menikmati pemandangan yang keren!

 

DESTINASI WISATA GWONGEUMSEONG FORTRESS

tempat ini selalu ramai oleh pengunjung yang datang, dengan mengabadikan di ponsel pintar nya juga kamera. Karena tidak lengkap rasanya berkunjung ke korea tanpa di poto.Sejarah GWONGEUMSEONG FORTESS, GWONGEUMSEONG FORTESS – merupakan sebuah situs reruntuhan kastil yang berada di seorakan mountain yang juga di kenal sebagai Mt. Onggeumsan castle, atau di sebut dengan toto castle, yang berada di kaki gunung dolsan di wilayah seoraksan sogongwon. Tempat ini telah di percaya di bangun oleh raja ke-23 dalam masa kerajaan goryeo period eke 918-1392. Gwongeumseong ini juga di sebut kerajaan gwon-kim, yang pada sejarah nya terdapat 2 jenderal yang bernama gwon dan kim yang membangun kastil untuk menghindari perang pada masa itu. Di sisi kiri sogongwon setelah jembatan biryonggyo yang berada di atas jurang, terdapat sebuah jalan yang menuju kastil gwongeumseong, namun tetapi waktu yang di tempuh ini lebih dari 1 jam perjalanan dengan melewati jalanan yang curam, jalanan berbatu sekitar (2.5 kilometer). Sehingga membutuhkan cable car untuk sampai kesana. Cable car di bangun oleh Dr. Gi-sup Lee yaitu pada tahun 1971 dan sampai dengan sekarang masih di gunakan oleh banyak wisatawan yang berkunjung kesini. Cable car mulai beroperasi ini sekitar pukul 7-6/6.30 pm, datang setiap 7 menit dan untuk pembelian tiket biasa di tiket counter. Gwongeumseong ini memiliki ketinggian 1.200 MDPL, Gwongeumseong yang memiliki keindahan dengan hamparan hutan dan bukit, dan tebing-tebing batu yang berada di sekitarnya. Terlihat dari kejauhan Nampak sebuah laut Jepang dan kota Sockho. Cheonbuldong valley yang di penuhi oleh batu-batu putih tampak berkelok-kelok membelah kawasan seoraksan.

 

 

DESTINASI WISATA DRAGON HEAD ROCK

 Dragon head rock adalah bukit batu yang berbentuk tajam dan meyerupai kepala seekor naga, bukit ini juga disebut Yongduam oleh masyarakat Korea. Tereletak di sebelah utara Kota Jeju, bukit batu ini terbentuk dari hempasan ombak selama beribu tahun sehingga terbentuk lah bukit batu yang tajam seperti kepala naga. Ada pula cerita legenda rakyat yang menceritakan asal muasal terbentukya bukit kepala naga ini yaitu cerita tentang seekor naga yang mencuri sebuah giok dari Gunung Halla. Saat naga itu mencoba unutk melarikan diri, ia dipanah oleh sang dewa gunung dan tubuhnya terjatuh ke dalam lautan, namun kepala naga itu membeku mengahdap ke langit dan menjadi gunung batu yang kini disebut Yongduam. Dari gunung batu ini kita bisa melihat wanita-wanita Haeneo bekerja menangkap ikan laut. Di dekat bukit batu tersebut terdapat berbagai café, bar, dan restoran. Tempat ini juga terkenal  dengan keromantisannya sehingga Anda bisa melihat banyak pasangan kekasih yang mengunjungi tempat ini

 

DESTINASI WISATA TEDDY BEAR MUSEUM

 Teddy Bear barangkali salah satu boneka yang paling tua di dunia. Sejak kecil kita mengenal Teddy Bear sebagai sosok yang lucu dan imut. Nah, boneka inilah yang sejak tahun 2001 lalu menjadi penghuni The Teddy Bear Museum di Pulau Jeju, Korea Selatan. Teddy Bear adalah sosok yang sudah dicintai oleh banyak penggemar boneka sejak lebih dari 100 tahun lalu. Dinamakan Teddy Bear karena diilhami dari kisah perjalanan berburu beruang yang dilakukan Presiden ke-26 Amerika Serikat, Theodore “Teddy” Rosevelt. Kala itu, presiden pergi berburu dengan beberapa staffnya. Hingga di akhir perjalanan, Rosevelt tak kunjung menembak satupun beruang. Lalu salah satu staffnya menangkap beruang dan mengikatnya di sebuah pohon serta mempersilahkan sang presiden untuk menembaknya. Diluar dugaan, Rosevelt justru tidak mau menembaknya karena tidak sesuai dengan jiwa sportivitas yang ia anut. Cerita ini beredar luas dan memberikan ide kepada Morris Michtom dan Margarete Steiff untuk memproduksi boneka Teddy Bear untuk pertama kalinya dibawah peusahaan The Steiff Co. Di museum ini, Anda akan melihat beberapa koleksi dari perusahaan boneka yang paling berhasil dalam menciptakan dan memasarkan boneka beruang tersebut.

 

 

 

 

DESTINASI WISATA NAMI ISLAND

Nami Island sendiri memperoleh namanya yang diambil dari nama salah satu pahlawan Korea Selatan, yaitu Jenderal Nami. Makam sang jederal juga berada di pulau ini. Namun nama pulau ini menjadi semakin populer sebagai objek wisata setelah digunakan untuk shooting serial drama “Winter Sonata” yang dibintangi Bae Yong-jun dan Choi Ji-woo. Saya masih ingat sekali waktu “Winter Sonata” mulai merambah Asia, termasuk Indonesia, teman-teman perempuan saya yang menyukai artis Korea begitu tergila-gilanya dengan Bae Yong-jun. Sejak drama yang diproduksi pada tahun 2002 ini meledak, begitupun pengunjung yang datang ke Nami Island

 

DESTINASI WISATA GYEONGBOKGUNG PALACE

Istana Gyeongbok adalah sebuah istana yang terletak di sebelah utara kota Seoul (Gangbuk), Korea Selatan. Istana ini termasuk dari 5 istana besar dan merupakan yang terbesar yang dibangun oleh Dinasti Joseon. Istana Gyeongbok aslinya didirikan tahun 1394 oleh Jeong do jeon, seorang arsitek. Istana ini hancur pada saat invasi Jepang ke Korea tahun 15921598 dan dibangun lagi selama tahun 1860-an dengan 330 buah komplek bangunan dengan 5.792 kamar. Berdiri di wilayah seluas 410.000 meter persegi, Istana Gyeongbok adalah simbol keagungan kerajaan dan rakyat Korea. Setelah pembunuhan Maharani Myeongseong oleh mata-mata Jepang pada tahun 1895Raja Gojong meninggalkan istana ini bersama anggota keluarganya yang lain dan tidak akan pernah kembali. Pada tahun 1911, pemerintahan Jepang yang sedang menjajah Korea menghancurkan semua bangunannya kecuali 10 bangunan utama, dan membangun Bangunan Pemerintahan Utama Jepang untuk gubernur jenderal Korea di depan Ruangan Tahta. Bangunan utama dari Istana Gyeongbok termasuk Geunjeongjeon, Ruangan Tahta Raja (yang merupakan harta nasional Korea Selatan nomor 223) dan Paviliun Gyeonghoeru (harta nasional nomor 224) yang memiliki kolam bunga teratai dan bertiangkan 48 buah tonggak granit. Istana Gyeongbok saat ini dibuka untuk umum dan Museum Nasional Rakyat Korea (National Folk Museum of Korea) berdiri di dalamnya. Banyak rakyat Korea yang berharap pemerintahnya dapat mengembalikan bentuk asli istana. Berkat kerja keras arkeolog, 330 bangunan berhasil dibangun kembali. Saat ini gerbang masuk istana (Gwanghwamun) sedang direnovasi untuk dibuat kembali seperti pada asalnya dan diperkirakan selesai tahun 2009.

 

DESTINASI WISATA CHEONGGYECHEON STREAMLET

Aliran sungai Cheonggyecheon hanya sebuah aliran sungai yang terabaikan dan tertutup oleh jalan layang. Namun, setelah mengalami perombakan pada tahun 2005, Sungai Cheonggyecheon seketika berubah menjadi surga keindahan alam di tengah-tengah hiruk pikuk kehidupan kota Seoul. Melewati total 22 jembatan sebelum mengalir ke Sungai Hanggang, Cheonggyecheon menjadi salah satu keindahan alam di tengah-tengah kota Seoul. Dua jembatan yang paling terkenal adalah Narae Bridge, mewakili kupu-kupu dalam penerbangan, dan Gwanggyo Bridge, melambangkan keharmonisan antara masa lalu dan masa depan. Kebersihan, dan ketinggian air yang tidak terlalu dalam membuat tempat ini menjadi salah satu destinasi favorit para wisatawan yang berkunjung ke Korea, dan tentunya bagi warga Korea sendiri untuk melepaskan penat dari banyaknya aktivitas. Di malam hari, Cheonggyecheon pun tidak sepi oleh pengunjung, bahkan beberapa festival sering diadakan di tempat ini ataupun di area sekitarnya.

 

DESTINASI WISATA MYEONGDONG STREET

 

Myeongdong adalah salah satu distrik belanja Seoul yang terbesar, banyak terdapat toko-toko yang menjual barang-barang dengan harga sedang sampai mahal dari produksi dalam negeri maupun internasional. Myeongdong juga adalah pusat fashion dan kehidupan malam dari anak-anak muda Seoul. Distrik ini mempunyai jalan kota termahal ke-9 di dunia dalam hal sewa floorspace. Outlet kosmetik Korea yang terkenal seperti Etude dan Face Shop juga tersebar di sini. Berbagai restoran fast food internasional seperti McDonald dan KFC bisa ditemukan di Myeongdong. Tak hanya itu, di Myeongdong pun Anda bisa melihat lokasi syuting dua serial drama yaitu Princess Hours dan Boys Before Flowers. Untuk Princess Hours, di sinilah Lee Shin dan Chae-gyeong memadu kasih.  Sedangkan Boys Before Flowers, ada restoran yang menjadi lokasi syuting di sini yaitu The Farmer’s Table.Myeongdong dapat dicapai dengan subway line 4 warna biru dan turun di Stasiun Myengdong.

DESTINASI WISATA NAMSAN HANOK VILLAGE

Kehidupan yang serba modern ternyata membuat orang selalu rindu pada hal-hal yang tradisional. Anda dapat mengobati kerinduan pada kehidupan masa lalu Korea di Namsangol Hanok Village yang terletak di Seoul. Dari kejauhan tempat ini cukup unik karena bersaing dengan bangunan gedung-gedung tinggi dengan arsitektur masa kini. Namsangol Hanok Village adalah sebuah desa tradisional mini yang terdiri dari 5 rumah bergaya tradisional Korea. Di tempat ini Anda akan melihat taman dan rumah tradisional, termasuk rumah milik Ratu Yoon, Permaisuri dari Sungjeonghyo. Disini, setiap minggunya dihelat sedikitnya tiga upacara pernikahan tradisional. Namsangol Hanok Village menampilkan berbagai barang rumah tangga dan barang-barang lainnya yang diatur sama seperti pada masa periode Dinasti Joseon berlangsung. Taman tradisional di desa ini dihiasi dengan pohon-pohon asli yang tumbuh di Namsan, lembah yang dimana airnya mengalir secara alami, sebuah paviliun dan kolam. Di tempat ini, Anda bisa menikmati berbagai budaya tradisional Korea seperti drama, tari serta permainan rakyat.

 

 

NAMI ISLAND: TEMPAT WISATA KOREA SELATAN YANG WAJIB DIKUNJUNGI

 

Nami Island sendiri memperoleh namanya yang diambil dari nama salah satu pahlawan Korea Selatan, yaitu Jenderal Nami. Makam sang jederal juga berada di pulau ini. Namun nama pulau ini menjadi semakin populer sebagai objek wisata setelah digunakan untuk shooting serial drama “Winter Sonata” yang dibintangi Bae Yong-jun dan Choi Ji-woo. Saya masih ingat sekali waktu “Winter Sonata” mulai merambah Asia, termasuk Indonesia, teman-teman perempuan saya yang menyukai artis Korea begitu tergila-gilanya dengan Bae Yong-jun. Sejak drama yang diproduksi pada tahun 2002 ini meledak, begitupun pengunjung yang datang ke Nami Island

 

 DESTINASI WISATA MT . SORAK

 

Gunung Seorak adalah puncak tertinggi dari Rangkaian Pegunungan Taebaek terletak di provinsi Gangwon, sebelah timur Korea Selatan. Gunung Seorak disebut juga Seolsan atau Seolbongsan. Dinamakan Seorak (“Gunung Salju”) karena salju yang turun di sini tahan lama atau gunung-gunungnya berwarna putih seperti salju.Gunung Seorak merupakan gunung tertinggi ke-3 di Korea Selatan setelah Gunung Halla di Pulau Jeju dan Gunung Jiridi Gyeongsang Selatan. Dari 30 buah puncaknya, yang tertinggi adalah Daecheongbong  (1.708 m). Bagian utama kawasan ini tersusun atas granit dan gneiss yang membentuk pegunungan berbatu-batu. Taman Nasional Gunung Seorak Gunung Seorak ditetapkan sebagai cagar alam pada tanggal 5 November 1965 dan sebagai taman nasional yang ke-5 Korea pada tahun 1970. Luas Taman Nasional Gunung Seorak adalah 398,539 km², terbentang di beberapa wilayah kabupaten dan kota seperti Kabupaten InjeGoseongYangyang dan Kota Sokcho. Seorak Dalam (Naeseorak) terletak di Inje, sementara kawasan Seorak Luar (Oeseorak) terletak di wilayah Sokcho, Yangyang, dan Goseong. Pada tahun 1982, Gunung Seorak ditetapkan sebagai Distrik Pelestarian Biosfer (Biosphere Preservation District) oleh UNESCO IUCN (International Union for Conservation of Nature) mengakui kawasan ini penting sebagai perlindungan bagi keanekaragaman hayati. Terdapat lebih dari 2.000 spesies fauna yang hidup di kawasan ini, termasuk hewan langka seperti goral, musk deer (Moschus moschiferus) dan beruang hitam asia (Selenarctos thibetanus).[1] Spesies flora yang hidup di kawasan ini mencapai 1.400.

 

DESTINASI WISATA GYEONGBOKGUNG PALACE

Istana Gyeongbok adalah sebuah istana yang terletak di sebelah utara kota Seoul (Gangbuk), Korea Selatan. Istana ini termasuk dari 5 istana besar dan merupakan yang terbesar yang dibangun oleh Dinasti Joseon. Istana Gyeongbok aslinya didirikan tahun 1394 oleh Jeong do jeon, seorang arsitek. Istana ini hancur pada saat invasi Jepang ke Korea tahun 15921598 dan dibangun lagi selama tahun 1860-an dengan 330 buah komplek bangunan dengan 5.792 kamar. Berdiri di wilayah seluas 410.000 meter persegi, Istana Gyeongbok adalah simbol keagungan kerajaan dan rakyat Korea. Setelah pembunuhan Maharani Myeongseong oleh mata-mata Jepang pada tahun 1895Raja Gojong meninggalkan istana ini bersama anggota keluarganya yang lain dan tidak akan pernah kembali. Pada tahun 1911, pemerintahan Jepang yang sedang menjajah Korea menghancurkan semua bangunannya kecuali 10 bangunan utama, dan membangun Bangunan Pemerintahan Utama Jepang untuk gubernur jenderal Korea di depan Ruangan Tahta. Bangunan utama dari Istana Gyeongbok termasuk Geunjeongjeon, Ruangan Tahta Raja (yang merupakan harta nasional Korea Selatan nomor 223) dan Paviliun Gyeonghoeru (harta nasional nomor 224) yang memiliki kolam bunga teratai dan bertiangkan 48 buah tonggak granit. Istana Gyeongbok saat ini dibuka untuk umum dan Museum Nasional Rakyat Korea (National Folk Museum of Korea) berdiri di dalamnya. Banyak rakyat Korea yang berharap pemerintahnya dapat mengembalikan bentuk asli istana. Berkat kerja keras arkeolog, 330 bangunan berhasil dibangun kembali. Saat ini gerbang masuk istana (Gwanghwamun) sedang direnovasi untuk dibuat kembali seperti pada asalnya dan diperkirakan selesai tahun 2009.

 

DESTINASI WISATA PATITE FRANCE

Korea tidak hanya terkenal dengan konsistensinya merawat situs sejarah negara. Di Korea, ada sebuah desa wisata yang sarat dengan karakteristik arsitektur Perancis. Kawasan ini disebut La Petite France, yang terletak di Gapyeong, sekitar satu jam jauhnya dari pusat kota Seoul. Banyak orang mengidentikkan Nami Island sebagai salah satu destinasi wisata yan wajib dikunjungi saat berada di Korea Selatan, tapi tidak dengan Petite France. Sebuah desa yang memiliki keunikan arsitektur yang khas Perancis ini terletak tak jauh dari Pulau Nami. Petite France berada di sebelah timur provinsi Gyeonggi. Di kawasan wisata ini, anda dapat melihat pemandangan alam yang indah dari gunung dan danau. Bahkan  ada sebuah tempat di mana anda dapat mengagumi keindahan desa sambil melihat perpaduan gunung  Homyeongsandan danau Cheongpyeong. Kawasan ini menyediakan beberapa resor dan villa jika anda memutuskan ingin menginap. Meski bukan salah satu destinasi wisata utama, tapi tidak ada salahnya mengunjungi kawasan ini dan mengabadikannya dalam bentuk lembaran foto. Terletak di tengah-tengah pegunungan, tempat ini mirip dengan pedesaan di kaki gunung Alps.Tiket masuk yang harus dibayarkan untuk memasuki kawasan ini sebesar 8.000 KRW per orang. Di tempat ini juga anda dapat mencoba berbagai makanan khas Perancis dan berbelanja pakaian. Petite France sering diibaratkan sebagai taman bermain yang memiliki desain seperti desa di Perancis. Gedung-gedung yang berarsitektur khas Perancis, tingi dan berwana cerah menjadi salah satu daya tarik. Kawasan ini memang dibangun oleh warga Korea yang menyukai cerita The Little Prince. Di kawasan ini anda dapat menemukan berbagai gambar yang menghiasi dinding bangunan dan sebuah museum khusus untuk memamerkan koleksi tentang cerita pangeran ini.

 

DESTINASI WISATA MYEONGDONG

Traveling ke Korea Selatan, selain Pulau Jeju, Myeongdong yang diklaim sebagai surga belanja di Seoul sangat patut untuk kamu pertimbangkan. Tempat ini pas buat kamu yang ingin membeli oleh-oleh atau barang-barang dengan kualitas tinggi. Myeongdong, destinasi wisata yang spesial bagi kamu shopaholics! Tempat yang tidak boleh dilewatkan saat kamu lagi melancong ke Seoul. Selain untuk koleksi, barang-barang di Myeongdong juga bisa dijadikan buah tangan untuk keluarga, teman, atau untuk pasangan tercinta. Korea Selatan memang memiliki banyak destinasi yang super ciamik untuk didatangi, seperti Gunung Halasan, Museum Teddy Bear, dan banyak lagi lainnya. Namun, bagi kamu yang kebetulan lagi berkunjung ke Seoul, ibukota Korsel, Myeongdong yang letaknya cukup strategis, terjangkau, dan tidak jauh dari Namsan Tower sangat recommended untuk kamu datangi.Disini, segala jenis pakaian, kerajinan tangan sampai produk-produk teknologi kelas dunia dijajakan. Nah, buat kamu yang senang dengan model-model pakaian atau fashion ala anak-anak muda di Korsel, di Myeongdong-lah tempatnya.Tidak cuman fashion K-Pop ala Boyband dan Girlband Korea, berbelanja di Myeongdong kamu juga bisa mendapati berbagai macam fashion dari desainer-desainer terkenal dunia.