Meraih Pahala Haji Saat Umroh di Bulan Ramadhan

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bertanya pada seorang wanita,

مَا مَنَعَكِ أَنْ تَحُجِّى مَعَنَا

“Apa alasanmu sehingga tidak ikut berhaji bersama kami?”

Wanita itu menjawab, “Aku punya tugas untuk memberi minum pada seekor unta di mana unta tersebut ditunggangi oleh ayah fulan dan anaknya –ditunggangi suami dan anaknya-. Ia meninggalkan unta tadi tanpa diberi minum, lantas kamilah yang bertugas membawakan air pada unta tersebut. Lantas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

فَإِذَا كَانَ رَمَضَانُ اعْتَمِرِى فِيهِ فَإِنَّ عُمْرَةً فِى رَمَضَانَ حَجَّةٌ

“Jika Ramadhan tiba, berumrahlah saat itu karena umrah Ramadhan senilai dengan haji.” (HR. Bukhari no. 1782 dan Muslim no. 1256).

Jika mengamati hadist di atas, tentu si perempuan itu punya alasan yang kuat sehingga tidak ikut melaksanakan haji bersama Rasulullah SAW, sebuah kondisi yang tak bisa ia tinggalkan, disinilah Islam begitu flesksibel, tidak kaku, dan mudah bagi umatnya. Tentu saja berbeda dengan mereka jika pada musim haji sudah datang dan tidak ada halangan yang berarti untuk tidak berangkat, apalagi sudah ada kemampuan yang telah diberikan oleh Allah SWT, baik berupa kesehatan fisik dan mental juga berupa modal atau biaya berangkat haji.

Berangkat Haji dengan segera bisa tidak melalui antrian yang panjang dan cukup aman, bisa dilihat tautan ini . 

Kalau dipikir-pikir, umroh di bulan ramadhan itu cukup berat, karena ibadah puasa tetap berjalan sementara melakukan Thawaf dan S’ai pada cuaca yang panas, jika pada musim Haji ketika berada di Arafah juga lumayan panas kan?, kecuali cuaca berubah. Namun apapun semua itu, tidak ada halangan jika niat sudah bulat, dan sebaik-baik ibadaha adalah dengan keikhlasan. Biarlah Allah yang mencukupi semua kekurangan hamba-hambaNya.

Adapun hadis berikut ini yang menguatkan alasan mengapa umroh di bulan ramadhan itu cukup “diperhitungkan” tanpa bermaksud membanding-bandingkan segala bentuk ibadah yang ada, karena tujuan dari semua ibadah adalah penghambaan, yaitu mencapai derajat takwa.

فَإِنَّ عُمْرَةً فِيهِ تَعْدِلُ حَجَّةً

Umrah pada bulan Ramadhan senilai dengan haji.” (HR. Muslim no. 1256)

فَإِنَّ عُمْرَةً فِى رَمَضَانَ تَقْضِى حَجَّةً مَعِى

Sesungguhnya umrah di bulan Ramadhan seperti berhaji bersamaku” (HR. Bukhari no. 1863).

Tentu keshahihan hadis di atas tak diragukan lagi, jadi umrah di bulan ramadhan adalah pilihan masing-masing. dan mungkin ada sedikit tips dari Info Muslim Tours dan Ziarah Expedia Wisata tentang Tips umroh di bulan Ramadhan, bisa klik disini,

Umrah dan Haji memiliki keterkaitan, dan khusus bulan ramadhan juga mendapatkan perhatian yang serius, namun bukan berarti umrah di bulan ramadhan bisa menggantikan haji yang wajib, tetap keduanya berdiri masing-masing namun tak terpisahkan, artinya jika tak ada halangan berhaji wajiblah didahulukan, dan jika masih banyaknya halangan apalagi terkait masalah akomodasi mungkin bisa bersabar, yang jelas niat sudah ada dalam hati.

Siapa yang tak ingin merasakan suasana shalat taraweh di  Masjidil Haram?, siapa yang tak ingin merasakan doa-doa yang melinangkan air mata ketika Imam Masjidil Haram memimpin doa yang diikuti jutaan umat ?, siapa yang tak ingin meraih malam-malam lailatul Qadar apalagi dengan shalat tahajjud berjamaah?. Semua itu hanya bisa dirasakan ketika Umrah di bulan ramadhan.

Jika antum tertarik umrah di bulan ramadhan segera hubungi kami (Travelindoexpedia@gmail.com) atau Expedia_line@yahoo.com, atau bisa via Whatsapp 081905381414, kami puas ketika anda merasakan kenyamanan dan konsentrasi beribadah, dan berharap pahala-pahala ibadah menjadi bekal di akhirat kelak. aamiin..

Buka puasa di Masjidil Haram, betapa indahnya kebersamaan kaum muslimin, duduk bareng beribadah bersama-sama
Berikut kami kutip lagi dari Imam Nawawi dan jawaban dari Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah (ketua Komisi Fatwa Kerajaan Saudi Arabia di masa silam) :
Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Yang dimaksud adalah umrah Ramadhan mendapati pahala seperti pahala haji. Namun bukan berarti umrah Ramadhan sama dengan haji secara keseluruhan. Sehingga jika seseorang punya kewajiban haji, lalu ia berumrah di bulan Ramadhan, maka umrah tersebut tidak bisa menggantikan haji tadi.” (Syarh Shahih Muslim, 9:2)
Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah (ketua Komisi Fatwa Kerajaan Saudi Arabia di masa silam) pernah menerangkan maksud umrah Ramadhan seperti berhaji bersama Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau mendapat pertanyaan, “Apakah umrah di bulan Ramadhan bisa menggantikan haji berdasarkan sabda Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Barangsiapa berumrah di bulan Ramadhan maka ia seperti haji bersamaku”?

Jawaban Syaikh rahimahullah, “Umrah di bulan Ramadhan tidaklah bisa menggantikan haji. Akan tetapi umrah Ramadhan mendapatkan keutamaan haji berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Umrah Ramadhan senilai dengan haji.” Atau dalam riwayat lain disebutkan bahwa umrah Ramadhan seperti berhaji bersama Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam-, yaitu yang dimaksud adalah sama dalam keutamaan dan pahala. Dan maknanya bukanlah umrah Ramadhan bisa menggantikan haji. Orang yang berumrah di bulan Ramadhan masih punya kewajiban haji walau ia telah melaksanakan umrah Ramadhan, demikian pendapat seluruh ulama. Jadi, umrah Ramadhan senilai dengan haji dari sisi keutamaan dan pahala. Namun tetap tidak bisa menggantikan haji yang wajib.” [Fatawa Nur ‘ala Darb, Syaikh Ibnu Baz]

Harapan kami, semoga antum-antum dimudahkan melaksanakan umrah ataupun haji sehingga menjadi hikmah yang bisa diresapi dalam jenjang-jenjang ibadah kepada Allah SWT, dan mendapatkan umrah ataupun haji yang mabrur. Wassalam

Info Muslim tours

About Author

client-photo-1
infomuslimtours
Info Muslim Tour adalah travel agent resmi terpercaya di Indonesia. Melayani anda untuk segala keperluan Tour, Haji, Umroh, Ziarah, Tour Muslim dan lain sebagainya. Hubungi kami di (021) 80885137 / 80877042 atau hotline kami di 0877 8238 2158 & 0812 9640 5315

Comments

Leave a Reply