Mencari Keseimbangan Hidup Lewat Ziarah Walisongo

    Pagi itu udara sejuk. Langit di atas  Pondok Gede Jakarta Timur terlihat  cerah, tampak  sinar matahari menerobos celah- celah dedaunan yang   hijau.  Sementara bus yang membawa rombongan Ziarah Wali Songo mulai bergerak meninggalkan Jakarta yang padat dan sibuk. Bus berjalan merambat menembus ribuan  kubik radikal bebas dan  kemacetan lalu lintas ditengah menyemutnya kendaraan roda dua dan roda empat yang   membuat kota megapolitan Jakarta semakin pengap.

     Tidak kurang dari 50 orang yang dipandu oleh PT. Ziarah Expedia Wisata  –  akhir bulan juli 2017  lalu –  melakukan perjalanan atau lebih tepatnya napak tilas menyusuri makam para kekasih Tuhan yang telah berjuang menegakkan agama Islam di pulau Jawa, mereka adalah para waliyullah atau  lebih populer  dengan sebutan wali songo. Wali artinya kekasih Tuhan, songo artinya 9. Sembilan nama itu antara lain Sunan Bonang, Sunan Kalijaga, Sunan Muria, Sunan Gresik dan seterusnya.  Kendati sunan sunan itu  telah wafat, namun jutaan orang  islam berduyun duyun berziarah ke makam para sunan yang telah syahid di jalan Allah.

   Dalam al-Quran Tuhan berfirman, “Jangan dikira mati orang orang yang gugur di jalan Allah, bahkan mereka itu hidup dan  mendapatkan rizki… . (Surat al- Imron ayat 169)

    Lalu pertanyaan yang muncul adalah….manfaat apa yang diperoleh oleh para peziarah mendatangi makam makam para wali songo  tersebut?

      Yang jelas ziarah wali songo akan megingatkan akan kematian, seperti sabda nabi Muhammad  yang mengatakan bahwa , “Aku pernah melarang kalian untuk berziarah. Maka ziarahlah sekarang . Karena sesungguhnya ziarah kubur akan mengingatkan kalian akan kematian “.  Pada waktu yang lain Nabi bersabda,  “berziarah kuburlah kalian karena hal itu akan mengingatkanmu akan akhirat” , dari kedua hadis di atas tampak jelas bahwa  manfaat ziarah kubur  ada dua, mengingatkan akan kematian  dan akhirat. Dan hal ini otomatis akan mampu meningkatkan ketakwaan kepada Allah.

     Saat seseorang berada di hadapan makam ulama/ wali tentu hati  akan luluh  dan lembut, maka kesombongan dan cinta dunia akan  terkikis, selanjutnya seseorang akan menjadi insan yang tidak hanya fokus pada hal hal yang bersifat duniawi belaka, namun berfikir bahwa manusia akan menuju alam kubur dan alam akhirat. Dari sinilah keseimbangan hidup semakin tertata, dan  hati selalu terjaga. Argumentasi  inilah barangkali  yang mampu membetot empati jutaan orang islam untuk bersimpuh di makam  wali songo meski jarak yang harus ditempuh mencapai ribuan kilometer, bahkan tidak sedikit yang datang dari luar Jawa  untuk ziarah wali songo, tentu saja dengan biaya yang tidak sedikit pula.

 

  • Author : Bukhari el- Condetia

About Author

client-photo-1
infomuslimtours
Info Muslim Tour adalah travel agent resmi terpercaya di Indonesia. Melayani anda untuk segala keperluan Tour, Haji, Umroh, Ziarah, Tour Muslim dan lain sebagainya. Hubungi kami di (021) 29888200 atau hotline kami di 0877 8238 2158 & 087827082001

Comments

Leave a Reply